logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Gelar Live di Wadul Guse, Bupati Jember: Kalau Bandingkan Kabupaten Harus Aple to Aple

  • 27 April 2026
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
gelar-live-di-wadul-guse-bupati-jember-kalau-bandingkan-kabupaten-harus-aple-to-aple-20260427

Gelar Live di Wadul Guse, Bupati Jember: Kalau Bandingkan Kabupaten Harus Aple to Aple

JEMBER, 27 APRIL 2026 - Kemajuan pesat Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., oleh sejumlah pihak dinilai masih tertinggal dibandingkan beberapa kabupaten tetangga, khususnya Banyuwangi.

Menyikapi penilaian tersebut, Bupati Jember melalui kanal YouTube Wadul Gus’e yang disiarkan secara langsung pada Minggu, 26 April 2026, menghadirkan narasumber jurnalis Sutrisno yang selama ini dikenal kritis terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa perbandingan kemajuan antardaerah harus dilakukan secara adil dan setara (apple to apple), yakni membandingkan dua hal yang memiliki kondisi sebanding.

“Kita harus adil. Untuk membandingkan capaian sebuah daerah, seperti Jember dengan kabupaten sekitar, terutama Banyuwangi, harus setara, tidak bisa dibandingkan secara global,” ujar Bupati.

Ia menyebutkan, jika dibandingkan dengan kabupaten di wilayah Tapal Kuda secara setara, terutama Banyuwangi, Kabupaten Jember mengalami kemajuan yang signifikan.

Selain itu, Bupati juga menyatakan bahwa capaian kepemimpinannya pada tahun pertama dapat dibandingkan dengan periode awal bupati-bupati Jember sebelumnya.

“Bupati Banyuwangi saat ini sudah memasuki periode kedua. Jika ingin membandingkan, seharusnya pada tahun pertama masa kepemimpinan masing-masing. Dalam konteks ini, Jember layak dibandingkan dengan daerah lain seperti Malang atau Surabaya, meskipun kita memahami bahwa Jember masih berada di bawah kedua kota tersebut,” jelasnya.

Secara data dan angka, lanjutnya, kemajuan Jember diklaim melampaui sejumlah kabupaten tetangga, baik dari capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), maupun sektor layanan kesehatan.

“Jember merupakan satu-satunya kabupaten di wilayah Tapal Kuda yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) prioritas. Hal ini memang tidak selalu perlu dibandingkan, tetapi penting untuk melihat dampaknya,” paparnya.

Menurut Bupati, layanan UHC secara tidak langsung memberikan kontribusi terhadap peningkatan IPM yang cukup signifikan. Dampak tersebut, kata dia, dapat dilihat pada tahun ini.

“IPM Jember pada tahun 2026 diperkirakan mengalami peningkatan. Salah satu faktor pendukungnya adalah layanan kesehatan seperti UHC,” ujarnya.

Dalam siaran langsung Wadul Gus’e tersebut, selain membahas perbandingan capaian pembangunan dengan daerah lain, Bupati juga menyinggung terkait kegiatan verifikasi dan validasi (verval) yang beberapa waktu lalu dilakukan oleh aparatur sipil negara (ASN). (ai)

Galeri Foto