logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Sambut Mahasiswa KKN Kolaboratif, Camat Kaliwates Fokuskan Pemberdayaan Difabel dan Infografis Kelurahan

  • 20 Juli 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
sambut-mahasiswa-kkn-kolaboratif-camat-kaliwates-fokuskan-pemberdayaan-difabel-dan-infografis-kelurahan-20260720

Sambut Mahasiswa KKN Kolaboratif, Camat Kaliwates Fokuskan Pemberdayaan Difabel dan Infografis Kelurahan

JEMBER, 20 JULI 2026 – Jajaran Pemerintah Kecamatan Kaliwates menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh dan memfasilitasi penempatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Kabupaten Jember Tahun 2026. Kehadiran para akademisi muda ini dinilai menjadi momentum strategis untuk menyempurnakan pelayanan publik dan program pemberdayaan komunitas di tingkat kelurahan.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Camat Kaliwates, Dwi Sunu Arinugroho, seusai menghadiri upacara pelepasan akbar 3.000 mahasiswa KKN Kolaboratif dari 17 perguruan tinggi di Alun-Alun Jember, Minggu 19 Juli 2026. Menurut Dwi Sunu, pemikiran inovatif dan energi baru dari dunia akademik sangat dibutuhkan oleh jajaran kelurahan di wilayahnya saat ini.

Dwi Sunu menjelaskan bahwa pihak kecamatan akan memfokuskan program kerja mahasiswa pada tiga pilar utama KKN Kolaboratif tahun ini. Fokus pertama adalah perwujudan Desa Cerdas melalui penyusunan infografis data kelurahan yang valid agar intervensi program kerja kecamatan semakin tepat sasaran.

Selanjutnya, mahasiswa juga ditantang untuk merealisasikan pilar Desa Inklusi melalui program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan, khususnya ibu-ibu difabel di Kaliwates. Sementara pada pilar Desa Tangguh, para mahasiswa diharapkan mampu menularkan ilmu kewirausahaan guna mendongkrak daya saing dan kemandirian pelaku usaha lokal di tingkat akar rumput.

"Kami di jajaran kecamatan sangat menyambut baik kehadiran rekan-rekan mahasiswa. Ini sangat sejalan dengan kebutuhan wilayah kita saat ini. Kami berharap mahasiswa mampu membantu penguatan data infografis. Kami siap mendukung penuh aktivitas mereka di lapangan," ujar Dwi Sunu Arinugroho.

Langkah taktis Kecamatan Kaliwates ini sejalan dengan arahan Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), yang memimpin langsung upacara pelepasan berskala besar tersebut. Dalam pidatonya, Gus Fawait menegaskan bahwa mahasiswa KKN Kolaboratif harus menjadi katalisator perubahan yang nyata melalui implementasi tema besar "Desa Cinta" (Desa Pendataan Akurat, Kemiskinan Tuntas).

"Mahasiswa adalah agen perubahan yang membawa energi baru ke desa dan kelurahan kita. Melalui semangat 'Desa Cinta', saya minta kalian melakukan pendataan yang akurat karena data yang valid adalah kunci ketepatan intervensi kemiskinan. Bantu kami mewujudkan Jember yang lebih sejahtera, inklusif, dan tangguh secara ekonomi," tegas Gus Fawait di hadapan ribuan peserta.

Upacara pelepasan yang juga dihadiri oleh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta lurah se-Kabupaten Jember ini ditutup dengan penyematan atribut KKN secara simbolis oleh Bupati. Melalui sinergi erat antara birokrasi kecamatan dan gagasan segar akademisi, masa pengabdian serentak ini diharapkan mampu meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemandirian masyarakat di wilayah Kaliwates dan Jember secara luas. (bjk)

Galeri Foto