logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Guru Kreatif Kenalkan Rupiah Sejak Dini dari Kardus Bekas, Jelita Eka Munaslikha Raih Juara 1 Duta Guru Penggerak CBP Rupiah Championship

  • 23 Juni 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
guru-kreatif-kenalkan-rupiah-sejak-dini-dari-kardus-bekas-jelita-eka-munaslikha-raih-juara-1-duta-guru-penggerak-cbp-rupiah-championship-20260623

Guru Kreatif Kenalkan Rupiah Sejak Dini dari Kardus Bekas, Jelita Eka Munaslikha Raih Juara 1 Duta Guru Penggerak CBP Rupiah Championship

Jember, 23 Juni 2026 – Prestasi membanggakan kembali diraih dunia pendidikan Kabupaten Jember. Guru kelas 6C, Jelita Eka Munaslikha, berhasil meraih Juara 1 Duta Guru Penggerak Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah Championship yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Jember pada Sabtu, 20 Juni 2025. Keberhasilan tersebut diraih berkat inovasi pembelajaran kreatif dalam mengenalkan rupiah kepada siswa sejak dini menggunakan media dari kardus bekas.

Sebelumnya, Jelita berhasil lolos sebagai finalis setelah mempresentasikan metode pembelajaran yang memanfaatkan barang-barang tidak terpakai menjadi alat edukasi yang menarik dan interaktif. Inovasi tersebut mendapat perhatian dewan juri karena dinilai mampu menggabungkan pendidikan karakter, literasi keuangan, dan kepedulian lingkungan dalam satu kegiatan pembelajaran.

Melalui media kardus bekas yang dimodifikasi menjadi permainan edukatif, siswa diajak mengenal berbagai jenis uang rupiah dengan cara yang menyenangkan. Di dalam kardus terdapat sejumlah gambar dan replika uang dengan nominal berbeda. Siswa diminta membuka bagian tertentu dari kardus, kemudian mengidentifikasi uang yang ditemukan, menyebutkan nominalnya, mengenali tokoh pahlawan yang terdapat pada uang tersebut, hingga menjelaskan fungsi dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Metode ini terbukti mampu meningkatkan minat belajar siswa. Suasana pembelajaran menjadi lebih aktif karena peserta didik terlibat langsung dalam proses eksplorasi dan diskusi. Selain itu, penggunaan bahan bekas juga mengajarkan pentingnya kreativitas dan pemanfaatan barang yang masih memiliki nilai guna.

Menurut Jelita, pengenalan rupiah sejak dini merupakan langkah penting dalam membangun literasi keuangan anak. Ia meyakini bahwa pemahaman mengenai mata uang tidak hanya sebatas mengenali nominal, tetapi juga memahami makna rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

“Anak-anak perlu memahami bahwa rupiah bukan sekadar alat transaksi, tetapi juga identitas bangsa yang harus dicintai dan dihargai. Karena itu saya mencoba menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan agar mereka lebih mudah memahami materi,” ungkap Jelita.

Keberhasilan meraih Juara 1 Duta Guru Penggerak CBP Rupiah Championship menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat memberikan dampak besar dalam dunia pendidikan. Dengan memanfaatkan kardus bekas yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, Jelita mampu menciptakan media pembelajaran yang efektif tanpa memerlukan biaya besar.

Kepala sekolah, Listyowati, S.Pd., mengaku bangga atas capaian yang diraih salah satu guru di sekolahnya tersebut. Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari dedikasi, kreativitas, dan semangat untuk terus menghadirkan pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Ibu Jelita Eka Munaslikha sebagai Juara 1 Duta Guru Penggerak CBP Rupiah Championship. Inovasi yang beliau ciptakan menunjukkan bahwa pembelajaran yang bermakna dapat lahir dari ide-ide sederhana namun kreatif. Sekolah akan terus mendukung berbagai metode pengenalan rupiah sejak dini karena literasi keuangan merupakan bekal penting bagi generasi masa depan,” ujar Listyowati, S.Pd.

Lebih lanjut, Listyowati menegaskan bahwa sekolah berkomitmen memberikan ruang bagi guru untuk terus berinovasi dan mengembangkan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Menurutnya, keberhasilan Jelita dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lainnya untuk terus berkarya dan menghadirkan pembelajaran yang menarik.

Ajang CBP Rupiah Championship sendiri merupakan program yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya mencintai, membanggakan, dan memahami rupiah. Peran guru menjadi sangat strategis karena mereka merupakan ujung tombak dalam menyampaikan edukasi kepada peserta didik.

Melalui prestasi yang diraih Jelita Eka Munaslikha, diharapkan semakin banyak guru yang tergerak untuk mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis literasi keuangan. Dengan demikian, nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah dapat tertanam kuat sejak usia dini dan menjadi bagian dari karakter generasi Indonesia yang cerdas, kreatif, serta bertanggung jawab dalam mengelola keuangan di masa depan.(HZ)

Galeri Foto