Guru Sekolah Minggu di Jember Terima Insentif, GKJW Jemaat Setempat: Jadi Penyemangat Pelayanan
- 19 Maret 2026
- Dibaca 259 Kali
Bagikan Via:
Guru Sekolah Minggu di Jember Terima Insentif, GKJW Jemaat Setempat: Jadi Penyemangat Pelayanan
JEMBER, 18 MARET 2026 – Sejumlah guru Sekolah Minggu di Kabupaten Jember akhirnya tuntas menerima insentif guru ngaji 2026 dari pemerintah daerah. Kebijakan ini mendapat sambutan positif dari Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Jemaat Jember.
Pendeta Kukuh Iman Kristiawan, Perwakilan GKJW Jemaat Jember, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terhadap para Guru Sekolah Minggu yang selama ini turut berperan dalam pembinaan keagamaan dan moralitas anak penerus bangsa.
“Kami mengucap syukur karena saat ini beberapa guru Sekolah Minggu di GKJW Jemaat Jember telah mendapatkan insentif,” ujarnya.
Menurutnya, pemberian insentif ini menjadi bentuk pengakuan atas peran guru keagamaan non-formal, sekaligus menjadi dorongan moral dalam menjalankan pelayanan di gereja.
Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan semangat para guru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
“Kiranya ini menjadi berkat dan semakin menyemangati tugas pelayanan yang ada di gereja,” tambahnya.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam menjunjung tinggi peran para pendidik agama non-formal, baik dari kalangan muslim maupun non-muslim, atas dedikasi mereka dalam membentuk karakter dan moral generasi muda di Kabupaten Jember.
Pemkab Jember melalui kebijakan ini berupaya menghadirkan keadilan dan kesetaraan, dengan memastikan bahwa seluruh pendidik non-formal yang memenuhi persyaratan administratif, seperti memiliki minimal 10 peserta didik dan lolos verifikasi, dapat menerima hak yang sama tanpa memandang latar belakang agama.
Hal ini sekaligus menjadi wujud nyata dari semangat inklusivitas dan penghormatan terhadap keberagaman yang ada di Kabupaten Jember.
Lebih dari itu, kebijakan ini juga diharapkan mampu meningkatkan motivasi para pendidik dalam menjalankan tugasnya, sehingga kualitas pendidikan keagamaan non-formal semakin baik dan berdampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di Jember. (fat)