logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Umbulsari

Gus Fawait Silaturahmi dengan Pengasuh Pesantren dan Ning-Bu Nyai, Paparkan Program Unggulan untuk Pesantren dan Tokoh Agama

  • 03 November 2026
  • Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
gus-fawait-silaturahmi-dengan-pengasuh-pesantren-dan-ning-bu-nyai-paparkan-program-unggulan-untuk-pesantren-dan-tokoh-agama-20261104

Gus Fawait Silaturahmi dengan Pengasuh Pesantren dan Ning-Bu Nyai, Paparkan Program Unggulan untuk Pesantren dan Tokoh Agama

JEMBER, 03 NOVEMBER 2026 – Rangkaian kegiatan Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Umbulsari terus berlanjut. Bertempat di Pendopo Kecamatan Umbulsari, Bupati Jember Muhammad Fawait atau yang akrab disapa Gus Fawait menggelar silaturahmi dan dialog bersama para kiai pengasuh pondok pesantren, para Ning, serta Bu Nyai se-Kecamatan Umbulsari, Selasa 03 November 2026.

Sejumlah tokoh agama dan pengasuh pesantren tampak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya KH. Khoiruzzad Madah, KH. Laiq Atthoillah, serta sejumlah kiai dan tokoh pesantren lainnya. Pertemuan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan berbagai program pembangunan yang menyentuh dunia pesantren, pendidikan keagamaan, dan kesejahteraan para tokoh agama.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menyampaikan sejumlah program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember yang diperuntukkan bagi guru ngaji, penggerak majelis taklim, santri, serta masyarakat pesantren.

Salah satu program yang disampaikan adalah pemberian insentif bagi guru ngaji. Gus Fawait menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya memperbaiki mekanisme penyaluran insentif agar lebih mudah, nyaman, dan menghargai para penerima manfaat. Pada penyerahan kali ini, para guru ngaji tidak lagi harus mengantre di bank seperti mekanisme sebelumnya.

Selain itu, pemerintah juga memberikan perhatian kepada para ketua majelis taklim melalui program insentif. Menurutnya, ketua majelis taklim memiliki peran penting sebagai penggerak kegiatan keagamaan sekaligus menjadi pionir dalam membangun kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Di bidang pendidikan, Gus Fawait turut menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam menyediakan beasiswa dengan jumlah yang besar, termasuk beasiswa khusus bagi para santri. Bahkan, khusus program beasiswa santri, pemerintah daerah memberikan tambahan living cost atau biaya hidup untuk membantu kebutuhan santri selama menempuh pendidikan.

Tidak hanya pendidikan, perhatian terhadap kesehatan masyarakat pesantren juga menjadi pembahasan. Gus Fawait menyampaikan bahwa warga yang memiliki KTP Jember dapat memanfaatkan program Universal Health Coverage (UHC) untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis sesuai ketentuan, termasuk ketika berobat di luar daerah.

"Program Home Care juga menjadi salah satu perhatian pemerintah, khususnya bagi para tokoh agama yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah. Melalui program ini, pemerintah berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau," terangnya.

Silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara pemerintah daerah dengan para ulama dan keluarga besar pesantren. Pemerintah berharap dukungan serta sinergi para kiai, Ning, dan Bu Nyai dapat memperkuat penyebarluasan informasi program pemerintah sekaligus memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Melalui Bunga Desaku, Pemerintah Kabupaten Jember ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya menyentuh aspek infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan, kesejahteraan guru ngaji, santri, serta para tokoh agama yang selama ini berkontribusi besar dalam kehidupan masyarakat. (opk)

Galeri Foto