HOME CARE GUS BUPATI JEMBER TERUS BERGERAK! Sembilan Warga Nogosari dan Rambipuji Disambangi, Ibu Hamil Risiko Tinggi hingga Lansia Jadi Prioritas
- 06 November 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
HOME CARE GUS BUPATI JEMBER TERUS BERGERAK! Sembilan Warga Nogosari dan Rambipuji Disambangi, Ibu Hamil Risiko Tinggi hingga Lansia Jadi Prioritas
JEMBER, 06 NOVEMBER 2026 – Kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan perhatian sosial terus diwujudkan melalui program unggulan Home Care Pemerintah Kabupaten Jember. Kali ini, Tim Home Care Kecamatan Rambipuji bersama tim Puskesmas Rambipuji, Puskesmas Nogosari, serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kembali turun langsung menyambangi rumah warga di Desa Nogosari dan Desa Rambipuji, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih karena kondisi kesehatan, keterbatasan fisik, maupun faktor usia.
Sebanyak sembilan warga menjadi sasaran kunjungan dalam kegiatan kali ini. Mereka terdiri atas ibu hamil dengan risiko tinggi (bumil resti), balita stunting, warga penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, hingga lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan khusus.
Adapun sembilan sasaran penerima layanan Home Care tersebut yakni Ibu Fatimatus Zahro (21), seorang ibu hamil risiko tinggi; Ibu Sutiari (62), yang memiliki keluhan tekanan darah tinggi dan diabetes; Ahmad Zayn Al Faqih (10 bulan), balita dengan kondisi stunting; serta Bapak Seniman (58), warga penyandang disabilitas.
Selanjutnya, kunjungan juga menyasar Ibu Paina (81), seorang lansia yang mengalami katarak; Ibu Amy, ibu hamil dengan risiko tinggi; Achmad Yasin (3), balita dengan kondisi stunting; serta dua tokoh keagamaan, yakni Ustad Mustofa (47) dan Ustadzah Nur Rohmah (42).
Beragam kondisi tersebut menunjukkan bahwa program Home Care tidak hanya berfokus pada pelayanan kesehatan, tetapi juga mengedepankan pendekatan kemanusiaan dengan memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung.
Lintas Instansi Bersinergi, Pelayanan Datang Langsung ke Rumah Warga
Dalam kegiatan tersebut, Tim Kecamatan Rambipuji diwakili Maret Trisia Hesti Norcahya selaku Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Sementara itu, Tim Puskesmas Rambipuji dipimpin langsung oleh drg. Hamid Tri Sukriyanto selaku Kepala Puskesmas Rambipuji, didampingi Lutfi dan Amalia. Dari Puskesmas Nogosari turut hadir dr. Annafira selaku Kepala Puskesmas Nogosari.
Dukungan lintas instansi juga diperkuat oleh Tim BPKAD yang terdiri atas Rahmad Rajes, Mika, dan Yoyok.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program Home Care berjalan dengan baik. Melalui keterlibatan berbagai unsur, penanganan warga sasaran diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh, sesuai kebutuhan masing‑masing penerima manfaat.
Kehadiran tim di rumah warga juga memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung kondisi lingkungan, situasi keluarga, serta berbagai persoalan yang mungkin tidak sepenuhnya teridentifikasi apabila pelayanan hanya dilakukan di fasilitas kesehatan.
Bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas, pelayanan jemput bola seperti ini menjadi sangat berarti. Mereka tidak harus selalu datang ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perhatian, karena pemerintah bersama tenaga kesehatan hadir mendekatkan pelayanan hingga ke depan pintu rumah.
Prima Kusuma Dewi Apresiasi Gerakan Home Care
Di tempat terpisah, Camat Rambipuji Prima Kusuma Dewi menyampaikan apresiasi atas konsistensi dan keterlibatan seluruh tim yang terus bergerak melaksanakan pendampingan Home Care di wilayah Kecamatan Rambipuji. "Saya sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kecamatan, Puskesmas Rambipuji, Puskesmas Nogosari serta BPKAD yang turun langsung menyambangi sembilan warga di Desa Nogosari dan Desa Rambipuji, mulai ibu hamil risiko tinggi, balita stunting, penyandang disabilitas hingga lansia. Program Home Care Gus Bupati Jember ini merupakan wujud nyata pelayanan jemput bola agar kelompok rentan tetap terjangkau dan mendapatkan pendampingan kesehatan serta sosial secara berkelanjutan," ujar Prima Kusuma Dewi.
Menurutnya, program Home Care merupakan salah satu program unggulan Gus Bupati Jember yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan pelayanan secara khusus.
Apresiasi tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap sinergi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, dan perangkat daerah dalam menjalankan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Program ini sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan publik tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang ke kantor atau fasilitas kesehatan. Pemerintah juga harus memiliki inisiatif untuk hadir, melihat langsung kondisi warga, dan memastikan mereka yang membutuhkan tidak luput dari perhatian.
Bumil risiko tinggi membutuhkan pemantauan kesehatan yang berkelanjutan. Balita stunting memerlukan perhatian serius agar tumbuh kembangnya dapat terus dipantau. Demikian pula warga penyandang disabilitas, penderita penyakit kronis, dan lansia yang membutuhkan pendampingan sesuai kondisi masing‑masing.
Melalui pendekatan tersebut, Home Care diharapkan mampu memperkuat koordinasi pelayanan kesehatan dan sosial sekaligus menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan dukungan pemerintah.
Bukan Sekadar Kunjungan, Tetapi Wujud Kepedulian
Lebih dari sekadar agenda kunjungan, kegiatan Home Care memiliki pesan penting bahwa setiap warga berhak mendapatkan perhatian dan pelayanan, tanpa terkecuali.
Sembilan warga yang menjadi sasaran pendampingan di Desa Nogosari dan Desa Rambipuji merupakan gambaran nyata bahwa di tengah masyarakat masih terdapat kelompok yang membutuhkan kehadiran pemerintah secara lebih dekat.
Kehadiran tenaga kesehatan, petugas kecamatan, dan tim BPKAD di tengah keluarga sasaran menjadi bentuk sinergi dalam membangun pelayanan yang lebih responsif dan menyentuh kebutuhan masyarakat.
Program Home Care Gus Bupati Jember diharapkan terus berjalan secara berkesinambungan, sehingga masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus dapat terjangkau oleh pelayanan pemerintah.
Sebab, ukuran keberhasilan sebuah pelayanan bukan hanya seberapa banyak program dilaksanakan, melainkan seberapa besar manfaat yang benar‑benar dirasakan masyarakat.
Pemerintah hadir bukan hanya untuk melayani mereka yang mampu datang, tetapi juga untuk menjangkau mereka yang membutuhkan uluran perhatian. Dari rumah ke rumah, kepedulian itu terus bergerak demi mewujudkan masyarakat Jember yang lebih sehat, sejahtera, dan berkeadilan.(sai)