Home Care Jember Resmi Diperkuat: Bupati Lepas Petugas untuk Jemput Bola Layani Warga
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 47 Kali
Bagikan Via:
Home Care Jember Resmi Diperkuat: Bupati Lepas Petugas untuk Jemput Bola Layani Warga
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperluas akses pelayanan kesehatan kembali ditegaskan. Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, M.Sc secara resmi melepas petugas layanan Home Care di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Jumat 28 Agustus 2026.
Pelepasan petugas tersebut menjadi bagian dari penguatan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Melalui layanan Home Care, masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan dapat memperoleh pelayanan secara langsung di rumah.
Program ini sekaligus memperkuat semangat pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat. Petugas diharapkan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga membangun komunikasi dengan keluarga serta melakukan pemantauan kondisi pasien secara berkelanjutan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember, Adi Wijaya, S.STP., M.Si, mengatakan bahwa keterlibatan DPMD dalam penguatan Home Care merupakan bagian dari upaya membangun kolaborasi pelayanan hingga tingkat desa.
“Pelayanan masyarakat tidak boleh hanya menunggu masyarakat datang ke kantor atau fasilitas pelayanan. Semangatnya adalah bagaimana pemerintah hadir dan mendatangi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Adi, desa memiliki posisi strategis karena menjadi pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, desa, tenaga kesehatan, kader, serta unsur masyarakat menjadi penting agar pelayanan Home Care berjalan efektif.
“DPMD mendorong agar pemerintah desa ikut mendukung program ini. Desa memiliki perangkat, kader dan jejaring masyarakat yang bisa menjadi penguat dalam menemukan warga yang membutuhkan pelayanan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pendekatan pelayanan dari rumah ke rumah juga memiliki nilai sosial yang kuat. Selain membantu masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, petugas dapat mengetahui secara langsung kondisi lingkungan dan kebutuhan keluarga penerima layanan.
“Ini bukan sekadar pelayanan kesehatan, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah. Ketika petugas datang ke rumah warga, ada pesan bahwa pemerintah hadir, mendengar dan memberikan perhatian,” imbuh Adi.
Sementara itu, Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait menegaskan pentingnya pelayanan publik yang benar-benar dirasakan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong inovasi agar pelayanan tidak berhenti pada konsep, tetapi hadir secara nyata di tengah masyarakat.
Dengan pelepasan petugas Home Care tersebut, Pemkab Jember berharap akses pelayanan semakin merata. Terutama bagi lansia, warga dengan keterbatasan mobilitas, serta masyarakat yang membutuhkan pendampingan secara langsung di rumah.
Program Home Care diharapkan menjadi salah satu wajah baru pelayanan publik Jember: pemerintah hadir lebih dekat, pelayanan lebih cepat, dan masyarakat tidak merasa berjalan sendirian. (ach)