Evaluasi SPM Triwulan I 2026 Diperkuat, Dinkes PPKB Tekankan Kewajiban Pemenuhan 12 Indikator Secara Maksimal
- 03 Mei 2026
- Dibaca 312 Kali
Bagikan Via:
Evaluasi SPM Triwulan I 2026 Diperkuat, Dinkes PPKB Tekankan Kewajiban Pemenuhan 12 Indikator Secara Maksimal
JEMBER, 3 MEI 2026 - Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Triwulan I Tahun 2026 di lingkungan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) diperkuat sebagai langkah strategis untuk memastikan pemenuhan layanan dasar yang wajib dipenuhi oleh setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Kegiatan ini menekankan pentingnya akurasi data sekaligus mutu layanan sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Rapat evaluasi yang dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026 tersebut dihadiri oleh penanggung jawab program di setiap bidang di lingkungan Dinkes PPKB. Dalam forum tersebut, seluruh peserta diminta melakukan verifikasi dan validasi capaian SPM Triwulan I, serta menyesuaikan mutu layanan dengan kondisi riil di lapangan.
Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan Dinkes PPKB, Naila Athiyyah, SKM., menegaskan bahwa SPM merupakan standar pelayanan yang wajib dipenuhi oleh setiap OPD, sehingga tidak dapat ditawar dalam implementasinya.
“Standar Pelayanan Minimal adalah standar pelayanan yang wajib dipenuhi oleh OPD. Khusus bidang kesehatan, terdapat 12 indikator yang seluruhnya harus dicapai 100 persen,” jelasnya.
Beliau menambahkan bahwa ke-12 indikator tersebut menjadi tolak ukur utama dalam menilai kinerja pelayanan dasar di bidang kesehatan. Oleh karena itu, setiap bidang diharapkan tidak hanya fokus pada capaian angka, tetapi juga memastikan validitas data serta kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
Dalam pelaksanaan evaluasi, peserta diminta untuk tidak hanya melaporkan capaian, tetapi juga melakukan koreksi terhadap mutu SPM. Hal ini penting agar tidak terjadi ketidaksesuaian antara data yang dilaporkan dengan kondisi nyata di lapangan.
Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya peningkatan akuntabilitas kinerja perangkat daerah, khususnya dalam pemenuhan layanan dasar bidang kesehatan. Dengan data yang valid dan mutu layanan yang terjaga, kebijakan yang diambil diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB optimis bahwa pelaksanaan SPM Tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah dan terukur. Sinergi antar bidang serta komitmen dalam memenuhi seluruh indikator menjadi kunci utama dalam mencapai target yang telah ditetapkan.
Kegiatan evaluasi ini sekaligus menjadi pijakan penting untuk meningkatkan capaian pada triwulan berikutnya, sehingga target pemenuhan SPM secara keseluruhan dapat tercapai secara optimal. (ken)