Pemkab Jember Fasilitasi Pemulangan PMI Sakit dari Malaysia, Dirujuk ke RS dr. Soebandi
- 18 Mei 2026
- Dibaca 115 Kali
Bagikan Via:
Pemkab Jember Fasilitasi Pemulangan PMI Sakit dari Malaysia, Dirujuk ke RS dr. Soebandi
JEMBER, 18 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) bergerak cepat memfasilitasi pemulangan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jember yang mengalami sakit saat bekerja di Malaysia. Proses pemulangan tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan dan perlindungan pemerintah daerah terhadap warga yang bekerja di luar negeri.
Kasus ini bermula dari adanya pengaduan masyarakat terkait kondisi PMI bernama Yustiowati yang membutuhkan bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Menindaklanjuti laporan tersebut, Disnaker Jember segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk keluarga PMI dan instansi terkait.
Dalam proses penanganan, Disnaker Jember diwakili oleh Mukhtar yang turut melakukan pendampingan dan koordinasi terkait proses pemulangan PMI dari Malaysia hingga tiba di Jember.
“Begitu menerima informasi dan pengaduan dari keluarga, kami langsung melakukan tindak lanjut dan koordinasi dengan pihak terkait agar proses pemulangan dapat berjalan dengan lancar,” ujar Mukhtar selaku perwakilan Disnaker Jember.
Disnaker kemudian melakukan komunikasi intensif dengan keluarga PMI untuk memastikan kondisi kesehatan Yustiowati sekaligus melengkapi berbagai kebutuhan administrasi pemulangan. Selain itu, dilakukan pula upaya bersurat dan koordinasi lintas instansi guna mempercepat proses kepulangan PMI dari Malaysia ke Indonesia.
Pihak keluarga menyampaikan bahwa kondisi Yustiowati membutuhkan penanganan medis dan pendampingan selama perjalanan menuju Jember. Oleh sebab itu, keluarga berharap pemerintah daerah dapat membantu proses penjemputan dan fasilitas kesehatan setibanya di Indonesia.
Keluarga PMI dalam proses ini diwakili oleh adik kandung Yustiowati, yakni Qosim, yang aktif berkomunikasi dengan Disnaker Jember terkait perkembangan pemulangan kakaknya dari Malaysia.
Qosim menjelaskan bahwa pihak keluarga sangat terbantu dengan adanya respons cepat dari pemerintah daerah, khususnya dalam proses koordinasi dan penyediaan fasilitas ambulans untuk penjemputan.
“Kami dari keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dan pelayanan yang diberikan Disnaker Jember serta semua pihak yang membantu pemulangan kakak kami hingga bisa kembali ke Jember,” ujar Qosim.
Setelah seluruh administrasi dan koordinasi selesai dilakukan, Yustiowati akhirnya dipulangkan melalui jalur udara dan tiba di Bandara Juanda Surabaya. Namun, pelayanan tidak berhenti sampai di sana.
Sebagai bentuk pelayanan lanjutan, Disnaker Jember memfasilitasi ambulans untuk penjemputan PMI dari Bandara Juanda menuju Kabupaten Jember. Ambulans tersebut juga dilengkapi pendampingan tenaga medis guna memastikan kondisi pasien tetap stabil selama perjalanan.
Perjalanan dari Surabaya menuju Jember dilakukan dengan pengawasan medis mengingat kondisi kesehatan PMI yang memerlukan perhatian khusus. Setibanya di Jember, Yustiowati langsung dibawa menuju Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi Jember guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Langkah cepat yang dilakukan Disnaker Jember ini menjadi bentuk nyata pelayanan pemerintah daerah terhadap PMI, khususnya dalam situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan koordinasi lintas sektor.
Selain melakukan fasilitasi pemulangan, Disnaker juga memastikan keluarga PMI terus mendapatkan informasi terkait perkembangan proses penanganan. Komunikasi aktif dengan keluarga dinilai penting agar seluruh tahapan berjalan dengan baik dan sesuai kebutuhan pasien.
Kasus pemulangan PMI sakit ini juga menunjukkan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia. PMI sebagai salah satu penyumbang devisa negara memiliki risiko kerja yang cukup besar, termasuk persoalan kesehatan saat berada di luar negeri.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, keluarga, dan berbagai pihak terkait menjadi faktor penting dalam memastikan perlindungan terhadap PMI dapat berjalan maksimal.
Disnaker Jember menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penanganan permasalahan PMI di luar negeri.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat yang memiliki anggota keluarga bekerja di luar negeri agar tidak ragu melaporkan apabila mengalami kendala atau membutuhkan bantuan. Dengan adanya laporan yang cepat, proses penanganan dapat segera dilakukan.
Pemulangan Yustiowati dari Malaysia hingga mendapatkan penanganan di RSD dr. Soebandi Jember menjadi bukti nyata hadirnya pemerintah dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Jember. (ghan)