Home Care Jember Sambangi Warga Bintoro, Prioritaskan Tokoh Agama Sepuh dan Ibu Hamil Risiko Tinggi
- 25 September 2026
- Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
Home Care Jember Sambangi Warga Bintoro, Prioritaskan Tokoh Agama Sepuh dan Ibu Hamil Risiko Tinggi
JEMBER, 25 SEPTEMBER 2026 – Pemerintah Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, jajaran pemerintah kelurahan mendampingi tim medis Puskesmas Banjarsengon melaksanakan program unggulan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, yakni layanan Home Care, di Lingkungan Perbal, Jumat 25 September 2026.
Layanan kesehatan dengan sistem jemput bola tersebut menyasar kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus, terutama tokoh agama lanjut usia dan ibu hamil dengan risiko tinggi.
Program Home Care menjadi salah satu upaya Pemkab Jember untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun kesulitan menjangkau fasilitas kesehatan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Patrang Musyaffa, S.H.I., M.M., bersama jajaran aparatur kecamatan serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si.
Sementara itu, tim medis Puskesmas Banjarsengon memberikan pelayanan kesehatan secara langsung melalui pemeriksaan tekanan darah, pemantauan kondisi kesehatan, serta edukasi gizi bagi ibu hamil dengan risiko tinggi.
Lurah Bintoro, Pairi, S.T., M.Si., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, layanan Home Care sangat membantu masyarakat, terutama warga yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
"Kami di Kelurahan Bintoro sangat bersyukur dan berterima kasih atas sinergi luar biasa dari Bapak Camat Patrang, jajaran DPMPTSP Jember, serta tim medis Puskesmas Banjarsengon yang telah memilih Lingkungan Perbal sebagai lokasi sasaran kunjungan Home Care," ujar Pairi.
Ia menambahkan, program tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya tokoh agama lanjut usia dan ibu hamil dengan risiko tinggi yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara intensif.
"Program ini menjadi berkah tersendiri bagi warga kami, khususnya para tokoh agama dan ibu hamil risiko tinggi, sehingga mereka mendapatkan pengawasan kesehatan yang intensif langsung di rumah masing-masing," imbuhnya.
Senada dengan Pairi, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Bintoro, Asyyifa Minggu, S.I.P., menilai bahwa kolaborasi lintas sektor tersebut semakin memperkuat pelayanan sosial dan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan.
Menurutnya, pendekatan yang humanis melalui kunjungan langsung ke rumah warga dapat membantu tenaga kesehatan mendeteksi berbagai permasalahan kesehatan sejak dini.
"Kehadiran layanan Home Care langsung ke rumah warga merupakan terobosan luar biasa yang semakin mempererat hubungan emosional antara pemerintah dan masyarakat," kata Asyyifa.
Ia berharap program tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga masyarakat, terutama ibu hamil dan warga lanjut usia, memperoleh pelayanan kesehatan yang optimal.
"Melalui kegiatan ini, kami optimistis tingkat kesejahteraan sosial dan kesehatan warga Bintoro, terutama ibu hamil dan para sesepuh, dapat terus terjaga dengan baik," tambahnya.
Sementara itu, Camat Patrang Musyaffa menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Patrang.
Dukungan serupa disampaikan Kepala DPMPTSP Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, yang mengapresiasi kesiapan pemerintah kelurahan dan seluruh pihak terkait dalam menyukseskan program prioritas pemerintah daerah.
Melalui sinergi antara pemerintah kelurahan, kecamatan, perangkat daerah, dan tenaga kesehatan, program Home Care diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat upaya deteksi dini terhadap risiko kehamilan dan berbagai permasalahan kesehatan lainnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memastikan pelayanan kesehatan semakin mudah diakses dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus. (fzr)