logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Home Care Jember Sasar Pelosok Sumberjambe, Tim Susun Strategi Hadapi Medan Ekstrem

  • 16 Oktober 2026
  • Dibaca 76 Kali
Bagikan Via:
home-care-jember-sasar-pelosok-sumberjambe-tim-susun-strategi-hadapi-medan-ekstrem-20261016

Home Care Jember Sasar Pelosok Sumberjambe, Tim Susun Strategi Hadapi Medan Ekstrem

JEMBER, 16 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui tim lintas sektor mulai mematangkan strategi pelaksanaan program Home Care di wilayah pelosok Kecamatan Sumberjambe, khususnya Dusun Mantingan, Desa Rowosari, yang berada di kawasan Gunung Raung. Koordinasi yang berlangsung di kantor UHC Kecamatan Sumberjambe, Jumat (16/10/2026), menjadi langkah awal untuk mengevaluasi kunjungan sebelumnya sekaligus menyiapkan strategi pelayanan kesehatan bagi warga yang tinggal di wilayah dengan akses jalan ekstrem.

Kegiatan ini melibatkan tim Puskesmas Sumberjambe, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, serta jajaran Kecamatan Sumberjambe. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan Home Care tetap dapat menjangkau masyarakat meskipun kondisi geografis dan infrastruktur jalan menjadi tantangan tersendiri.

Dalam pertemuan itu, tim mengevaluasi hasil kunjungan pada Jumat sebelumnya. Evaluasi mencakup kondisi akses menuju lokasi sasaran, kebutuhan kendaraan operasional, serta penyusunan pola pergerakan petugas agar pelayanan dapat berlangsung secara efektif dan aman.

Kawasan Mantingan, Desa Rowosari, memiliki medan yang tidak mudah dilalui kendaraan. Jalan menuju permukiman warga belum beraspal, dengan permukaan berdebu, berlubang, serta sejumlah tanjakan yang cukup terjal. Kondisi tersebut menuntut persiapan lebih matang, terutama dalam menentukan kendaraan yang sesuai untuk menjangkau lokasi sasaran.

Jika biasanya pelayanan menggunakan mobil Home Care, pada kunjungan kali ini tim menyiapkan ambulans berbentuk SUV yang dinilai lebih sesuai untuk menghadapi kondisi jalan. Camat Sumberjambe, Umar Faroek, yang akrab disapa Faroek, juga menggunakan sepeda motor trail agar mobilitas menuju lokasi lebih mudah dan fleksibel.

Faroek menegaskan bahwa kondisi medan tidak boleh menjadi penghalang bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan agar setiap kendala di lapangan dapat diantisipasi sejak awal, termasuk menyangkut transportasi dan akses menuju rumah warga.

“Dari evaluasi kunjungan sebelumnya, kami melihat bahwa akses menuju Mantingan memang membutuhkan persiapan khusus. Karena itu, kami menyusun strategi bersama tim puskesmas dan unsur terkait, mulai dari pemilihan kendaraan hingga pengaturan perjalanan. Prinsipnya, bagaimana pelayanan ini tetap bisa sampai kepada warga yang membutuhkan meskipun medan yang harus dilalui cukup berat,” ujar Faroek.

Program Home Care merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama kelompok rentan dan warga yang mengalami keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan. Melalui kunjungan langsung ke rumah, masyarakat diharapkan memperoleh pemeriksaan dan penanganan kesehatan sesuai kebutuhan tanpa harus menghadapi kesulitan perjalanan menuju puskesmas.

Komitmen tersebut menjadi penting bagi masyarakat yang tinggal di kawasan terpencil, ketika jarak dan kondisi jalan dapat memengaruhi kemudahan memperoleh pelayanan. Karena itu, sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan perangkat daerah menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program.

Melalui koordinasi ini, tim berharap pelaksanaan Home Care di Mantingan, Desa Rowosari, dapat berjalan lebih terarah dan menjangkau warga yang membutuhkan. Persiapan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus diupayakan agar hadir hingga ke pelosok, dengan menyesuaikan strategi terhadap kondisi nyata di lapangan.

(wd)

Galeri Foto