Home Care Pemkab Jember Jangkau Lansia, Penyandang Disabilitas, dan Warga dengan Penyakit Menahun di Kencong
- 22 Oktober 2026
- Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
Home Care Pemkab Jember Jangkau Lansia, Penyandang Disabilitas, dan Warga dengan Penyakit Menahun di Kencong
JEMBER, 22 OKTOBER 2026 – Program Home Care Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pelayanan kesehatan langsung ke rumah warga, khususnya bagi lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan.
Melalui pelayanan jemput bola tersebut, tenaga kesehatan mendatangi rumah warga untuk memberikan pemeriksaan, konsultasi, serta penanganan awal sesuai kondisi masing-masing pasien. Upaya ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan.
Pada Rabu, 21 Oktober 2026, pelayanan Home Care menjangkau lima warga di wilayah Kecamatan Kencong, meliputi Desa Wonorejo dan Kelurahan/Desa Kencong, serta wilayah Wunguan, Kecamatan Kencong.
Sasaran pelayanan terdiri atas warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan masyarakat dengan keluhan kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Di Desa Wonorejo, tim Home Care mengunjungi Siti Bariah (81), warga Dusun Krajan A, RT 001/RW 003. Sebagai warga lanjut usia, ia mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penanganan terhadap keluhan nyeri ulu hati serta sensasi panas pada perut.
Tim juga mengunjungi Agus Pramono (54), warga RT 001/RW 002, Krajan C, Wonorejo, yang mengeluhkan kelemahan dan kesemutan pada tangan kiri. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatannya, sekaligus memberikan penanganan sesuai hasil asesmen tenaga kesehatan.
Dalam kunjungan yang sama, pelayanan diberikan kepada istrinya, Choiyah, yang masuk kategori warga dengan penyakit menahun. Ia mengalami sejumlah keluhan kesehatan dan membutuhkan pemantauan serta pendampingan medis secara berkelanjutan.
Sementara itu, di wilayah Krajan, Kecamatan Kencong, tim Home Care menjangkau Rusmantoro (58), penyandang disabilitas dengan riwayat stroke dan gangguan penglihatan pada mata kanan. Pelayanan juga diberikan kepada Musitah (94), seorang lansia yang mengalami gangguan penglihatan.
Kunjungan berikutnya menyasar Subaki (58), warga Wunguan, Kecamatan Kencong, yang mengalami keluhan sesak napas dan batuk. Pemeriksaan serta penanganan awal diberikan sesuai kondisi yang ditemukan di lapangan.
Setiap kunjungan menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga yang memiliki keterbatasan mobilitas maupun membutuhkan perhatian khusus. Selain pemeriksaan, tenaga kesehatan juga memberikan terapi sesuai hasil penilaian medis dan kebutuhan pasien.
Camat Kencong, Leon Lazuardy, S.T., mengapresiasi pelaksanaan program Home Care yang menjangkau masyarakat hingga ke rumah masing-masing, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan warga dengan penyakit menahun.
Menurutnya, pelayanan kesehatan langsung ke rumah merupakan langkah penting untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan dalam mengakses fasilitas kesehatan.
“Program Home Care ini sangat bermanfaat karena pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara langsung, khususnya warga lanjut usia, penyandang disabilitas, serta mereka yang membutuhkan pendampingan kesehatan secara berkelanjutan. Dengan kunjungan ke rumah, kondisi warga dapat diketahui dan kebutuhan pelayanannya bisa lebih diperhatikan,” ujarnya.
Leon menambahkan, keberhasilan pelayanan tersebut membutuhkan sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta keluarga pasien. Kolaborasi itu diperlukan agar warga yang membutuhkan bantuan tidak luput dari perhatian.
Ia juga berharap masyarakat dan perangkat desa turut aktif menyampaikan informasi apabila terdapat warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan, sehingga pelayanan dapat diberikan secara tepat sasaran.
“Harapan kami, melalui Home Care, masyarakat Kencong yang membutuhkan perhatian khusus dapat memperoleh pelayanan yang lebih mudah dijangkau. Kami mendorong perangkat desa dan keluarga untuk terus berkoordinasi dengan tenaga kesehatan agar warga yang membutuhkan dapat terpantau dengan baik,” tambahnya.
Program Home Care tidak hanya berfokus pada pemeriksaan saat kunjungan berlangsung, tetapi juga pentingnya pemantauan kondisi kesehatan, kepatuhan terhadap anjuran tenaga medis, serta tindak lanjut apabila diperlukan. (gfr)