Home Care Puskesmas Patrang Perkuat Pendampingan Balita Stunting di Jember Lor
- 14 Juli 2026
- Dibaca 4 Kali
Bagikan Via:
Home Care Puskesmas Patrang Perkuat Pendampingan Balita Stunting di Jember Lor
JEMBER, 13 JULI 2026 - Puskesmas Patrang terus memperkuat upaya percepatan penanganan stunting melalui layanan kunjungan rumah (home care) kepada balita berisiko di Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember.
Kepala Puskesmas Patrang dr. Gurid Anggridiaksha mengatakan kegiatan tersebut melibatkan bidan wilayah dan Kader Posyandu Alamanda 88 untuk memastikan balita stunting memperoleh pelayanan kesehatan secara berkelanjutan tanpa harus selalu datang ke puskesmas.
"Hari ini kami dari Puskesmas Patrang bersama bidan wilayah dan Kader Posyandu Alamanda 88 melakukan kunjungan rumah kepada sasaran kesehatan yang rentan, salah satunya balita stunting," katanya, Senin (13/7/2026).
Menurut dia, pelayanan kesehatan di tingkat posyandu diharapkan dapat memudahkan keluarga dalam memperoleh pemantauan tumbuh kembang anak, sehingga balita tetap mendapatkan pendampingan rutin di lingkungan tempat tinggalnya.
"Harapannya, balita stunting tidak perlu setiap saat datang ke puskesmas yang jaraknya jauh. Cukup dilayani di Posyandu Alamanda 88 bersama perawat wilayah dan bidan wilayah," ujarnya.
Ia menegaskan penanganan stunting merupakan pekerjaan bersama yang tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan RT/RW, kader posyandu, pemerintah kelurahan, serta masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami mengajak semua pihak bergotong royong mengatasi stunting, sehingga angka stunting di Kabupaten Jember terus menurun, bahkan menuju zero stunting," katanya.
Dr. Gurid menjelaskan pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini melalui intervensi kepada remaja putri dan perempuan usia subur sebelum memasuki masa kehamilan.
Setelah itu, pendampingan dilanjutkan kepada ibu hamil melalui pelayanan kesehatan di posyandu maupun puskesmas, serta rujukan ke rumah sakit apabila ditemukan kehamilan berisiko tinggi.
Sementara itu, Kader Posyandu Alamanda 88, Wahyuwinarti, mengatakan perkembangan balita yang didampingi menunjukkan hasil positif, terutama dari kenaikan berat badan yang semakin baik.
"Kenaikan berat badannya sudah maksimal. Karena itu, orang tua harus rajin membawa anak ke posyandu dan memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi," ujarnya.
Salah seorang orang tua balita stunting, Elsa, ibunda Khaila, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan tenaga kesehatan atas perhatian yang diberikan kepada putrinya selama menjalani pendampingan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan petugas kesehatan yang telah memberikan perhatian kepada anak saya selama menjalani perawatan dan pendampingan selama tiga tahun," katanya.
Lurah Jember Lor Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., menyatakan Pemerintah Kelurahan Jember Lor mendukung penuh berbagai program percepatan penurunan stunting yang dilakukan Puskesmas Patrang bersama kader posyandu.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
"Kami akan terus mendukung upaya pendampingan dan pemantauan balita stunting. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, kami optimistis angka stunting di Jember Lor dapat terus ditekan dan anak-anak tumbuh sehat sesuai usianya," ujarnya. (yud)