Home Care Sambangi Pondok Pesantren Rotan dan Ibu Hamil Berisiko Tinggi di Patrang
- 09 Oktober 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Home Care Sambangi Pondok Pesantren Rotan dan Ibu Hamil Berisiko Tinggi di Patrang
JEMBER, 09 OKTOBER 2026 - Pelayanan kesehatan tak selalu harus menunggu masyarakat datang ke fasilitas kesehatan. Bagi warga yang memiliki keterbatasan akses, kehadiran tenaga kesehatan secara langsung menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti.
Melalui program Home Care, Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kali ini, kegiatan menyasar wilayah Kecamatan Patrang, termasuk Pondok Pesantren Roudlotuttholibin Annawawiyah (Rotan) dan warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan khusus, bersama Puskesmas Banjarsengon, Jumat 09 Oktober 2026.
Di Pondok Pesantren Rotan, tim Home Care bersama tenaga kesehatan memberikan pelayanan kepada Kiai Mustami’, pengasuh pesantren yang memiliki penyakit asma. Selain itu, sejumlah santri yang mengalami keluhan batuk, pilek, dan demam juga menjadi sasaran pelayanan kesehatan.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian terhadap kesehatan pengasuh dan para santri yang menjalani aktivitas sehari-hari di lingkungan pesantren. Melalui pemeriksaan langsung, petugas dapat mengetahui kondisi kesehatan sasaran serta memberikan penanganan sesuai kebutuhan.
Pelayanan kemudian menjangkau Yuliana, seorang ibu hamil berisiko tinggi yang juga merupakan penyandang disabilitas. Pendampingan ini menjadi penting untuk membantu memastikan kebutuhan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan selama kehamilan dapat terpenuhi.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa program Home Care merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Melalui Home Care, kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan, termasuk pengasuh pesantren, santri, ibu hamil berisiko tinggi, dan penyandang disabilitas, mendapatkan perhatian serta akses pelayanan yang lebih mudah. Sinergi dengan Puskesmas Banjarsengon menjadi bagian penting agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menjangkau kelompok rentan. Dengan mendatangi langsung sasaran, pelayanan diharapkan dapat diberikan secara lebih mudah dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Melalui program Home Care, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong pelayanan yang lebih inklusif, sehingga masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap memperoleh perhatian dan pendampingan.
Sebab, pelayanan publik bukan sekadar tentang hadirnya sebuah program, melainkan bagaimana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. (dar)