logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Home Care Wuluhan Temukan Persoalan Warga, Data Adminduk Jadi Sasaran Kunjungan Berikutnya

  • 26 Agustus 2026
  • Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
home-care-wuluhan-temukan-persoalan-warga-data-adminduk-jadi-sasaran-kunjungan-berikutnya-20260828

Home Care Wuluhan Temukan Persoalan Warga, Data Adminduk Jadi Sasaran Kunjungan Berikutnya

JEMBER, 26 AGUSTUS 2026 – Program Home Care di Kecamatan Wuluhan tidak hanya menyasar persoalan kesehatan. Kunjungan langsung ke rumah warga juga membuka temuan terkait kondisi sosial, ekonomi, hingga administrasi kependudukan (adminduk). Temuan tersebut kini ditindaklanjuti dengan pemetaan keluarga yang belum memiliki dokumen adminduk.

Kunjungan Home Care dilaksanakan di Dusun Gawok, Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, Senin, 24 Agustus 2026. Sebanyak enam sasaran dikunjungi dalam kegiatan yang melibatkan Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si., pemerintah desa, kepala dusun, Puskesmas Wuluhan, serta Prima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember.

Home Care merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Program tersebut menyasar lansia tunggal, penyandang disabilitas, warga dengan penyakit menahun, ibu hamil berisiko tinggi, serta bayi atau balita stunting.

Pelaksanaan Home Care di tingkat kecamatan merupakan tindak lanjut arahan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Bupati menginstruksikan seluruh camat untuk menyosialisasikan program tersebut kepada pemerintah desa dan seluruh jajaran di wilayah masing-masing.

Sosialisasi diharapkan membuat masyarakat mengetahui keberadaan layanan Home Care sekaligus memudahkan pemerintah dalam mengidentifikasi warga yang membutuhkan pendampingan.

Di Kecamatan Wuluhan, Hanifah mengajak kepala desa dan kepala dusun untuk terlibat langsung dalam kunjungan. Keterlibatan unsur pemerintah desa dinilai penting karena mereka memiliki kedekatan dengan masyarakat dan mengetahui kondisi warga di wilayah masing-masing.

Hanifah mengatakan, kunjungan langsung memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai keadaan warga. Persoalan yang ditemukan di lapangan tidak selalu berkaitan dengan kondisi kesehatan.

“Dari Home Care kita dapat mengetahui kondisi ekonomi dan keadaan yang dialami masyarakat, termasuk persoalan administrasi kependudukan,” kata Hanifah.

Menurut dia, kunjungan tersebut juga menunjukkan masih terdapat warga di lingkungan sekitar yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah. Karena itu, informasi yang diperoleh dari lapangan perlu dicatat dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan serta kewenangan instansi terkait.

Perkembangan berikutnya terjadi pada Selasa, 25 Agustus 2026. Camat Wuluhan menerima data dari Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Wuluhan mengenai keluarga yang belum memiliki administrasi kependudukan dan perlu mendapatkan kunjungan Home Care.

Data tersebut menjadi bahan awal untuk menentukan sasaran kunjungan selanjutnya. Pemerintah Kecamatan Wuluhan akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan pihak terkait untuk melakukan verifikasi kondisi keluarga yang masuk dalam data tersebut.

Langkah ini sekaligus memperluas fungsi Home Care sebagai sarana untuk mengetahui persoalan warga secara langsung. Selain memastikan kelompok rentan memperoleh akses layanan kesehatan, kunjungan berikutnya diharapkan dapat membantu pemerintah menemukan persoalan lain yang membutuhkan penanganan lintas sektor.

Dengan tindak lanjut berbasis data tersebut, pelaksanaan Home Care di Kecamatan Wuluhan tidak berhenti pada kunjungan enam sasaran di Dusun Gawok. Data keluarga yang belum memiliki adminduk menjadi salah satu sasaran yang akan diverifikasi melalui kunjungan berikutnya. (riz)

Galeri Foto