Homecare Datangi Rumah Kyai Imam Mukhlis, Hasil Pemeriksaan Kesehatan Dinyatakan Sehat
- 26 September 2026
- Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
Homecare Datangi Rumah Kyai Imam Mukhlis, Hasil Pemeriksaan Kesehatan Dinyatakan Sehat
JEMBER, 26 SEPTEMBER 2026 – Tak perlu datang ke fasilitas kesehatan, pelayanan kesehatan justru mendatangi rumah warga. Melalui program Homecare, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan rutin terhadap Kyai Imam Mukhlis di rumahnya, Desa Cakru, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, Sabtu, 26 September 2026.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pelayanan kesehatan jemput bola di Kecamatan Kencong. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pasien tetap terpantau, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara lebih dekat dan mudah dijangkau.
Dalam pemeriksaan tersebut, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap Kyai Imam Mukhlis. Setelah menjalani pemeriksaan, kondisi kesehatan beliau dinyatakan sehat.
Pelayanan Homecare ini menunjukkan bahwa akses kesehatan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang datang ke puskesmas. Petugas kesehatan juga dapat mendatangi langsung rumah warga yang menjadi sasaran pelayanan.
Camat Kencong Leon Ambar Lazuardi, A.Md. L.L.A.J., S.T., mengatakan pelayanan Homecare merupakan bentuk kehadiran pemerintah dan tenaga kesehatan untuk memastikan kondisi masyarakat dapat dipantau secara langsung.
“Homecare ini kami harapkan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Petugas datang langsung ke rumah untuk melakukan pemeriksaan, sehingga kondisi kesehatan warga bisa dipantau tanpa harus selalu datang ke fasilitas kesehatan,” kata Leon.
Menurutnya, pemeriksaan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan pemeriksaan secara berkala, kondisi kesehatan warga dapat diketahui lebih awal dan menjadi bahan untuk menentukan kebutuhan pelayanan selanjutnya.
“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan Kyai Imam Mukhlis dinyatakan sehat. Ini tentu menjadi kabar baik. Yang terpenting, kesehatan beliau tetap dipantau secara rutin dan pelayanan seperti ini bisa terus memberikan rasa aman kepada keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Leon menegaskan, pelayanan kesehatan dengan pola jemput bola harus terus didorong agar masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan akses pelayanan lebih dekat, tidak mengalami kesulitan ketika hendak mendapatkan pemeriksaan.
Homecare juga menjadi ruang koordinasi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran petugas di rumah memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara langsung sesuai kebutuhan sasaran.
Kegiatan di rumah Kyai Imam Mukhlis di Desa Cakru tersebut sekaligus memperlihatkan pendekatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berorientasi pada tempat pelayanan, tetapi pada masyarakat sebagai penerima manfaat.
Bagi keluarga, pemeriksaan rutin di rumah memberikan kemudahan karena kondisi kesehatan dapat dipantau tanpa harus melakukan perjalanan ke fasilitas kesehatan. Sementara bagi tenaga kesehatan, kunjungan langsung menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Dengan hasil pemeriksaan yang menyatakan kondisi Kyai Imam Mukhlis sehat, Homecare di Desa Cakru menjadi salah satu bentuk pelayanan kesehatan yang mengedepankan kedekatan, kemudahan akses dan perhatian langsung kepada masyarakat.
Program tersebut diharapkan terus berjalan secara konsisten, sehingga pelayanan kesehatan tidak berhenti ketika warga datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan di rumah. (Gfr)