logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Homecare Jember Dievaluasi, Validitas Data Sasaran Jadi Perhatian

  • 15 September 2026
  • Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
homecare-jember-dievaluasi-validitas-data-sasaran-jadi-perhatian-20260916

Homecare Jember Dievaluasi, Validitas Data Sasaran Jadi Perhatian

JEMBER, 15 SEPTEMBER 2026 โ€“ Pemerintah Kabupaten Jember melakukan evaluasi pelaksanaan program Homecare untuk memastikan layanan kesehatan yang diberikan langsung ke rumah warga berjalan semakin tepat sasaran dan efektif. Evaluasi tersebut membahas berbagai kendala yang ditemukan selama pelaksanaan di lapangan.

Evaluasi berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Senin 14 September 2026, dan dihadiri Bupati Jember, Pj Sekretaris Daerah, kepala dinas dan badan di lingkungan Pemkab Jember, dosen kedokteran dan keperawatan Universitas Jember, camat, serta puskesmas.

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember Deni Irawan, S.Sos., memaparkan pelaksanaan program Homecare secara umum. Paparan menjadi bahan bersama untuk melihat capaian sekaligus mengidentifikasi persoalan yang masih perlu dibenahi.

Sejumlah kendala menjadi perhatian dalam evaluasi. Di antaranya data sasaran yang belum valid, sasaran tidak ditemui di rumah, kondisi akses dan medan, keterbatasan transportasi, kendala jaringan, penggunaan aplikasi pelaporan, hingga keterbatasan alat kesehatan, obat-obatan dan bahan medis habis pakai (BMHP).

"Persoalan validitas data menjadi salah satu hal penting karena ketepatan data turut menentukan efektivitas kunjungan petugas. Data yang tidak sesuai kondisi lapangan dapat membuat tenaga kesehatan kesulitan menemukan sasaran yang membutuhkan pelayanan," paparnya.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menekankan perlunya koordinasi lintas perangkat daerah untuk mengatasi persoalan tersebut. Menurutnya, data sasaran perlu diverifikasi terlebih dahulu sebelum menjadi dasar penentuan penerima layanan Homecare.

โ€œUntuk kendala seperti data yang tidak valid bisa dari Dinas Sosial dan Dispenduk untuk berkoordinasi sebelum menentukan sasaran yang dituju,โ€ ujar Gus Fawait.

Selain persoalan data, evaluasi juga melihat kendala teknis yang dihadapi petugas ketika memberikan pelayanan langsung ke rumah warga. Kondisi geografis, akses menuju lokasi, jaringan komunikasi, serta ketersediaan sarana pendukung menjadi bagian yang perlu diperhatikan agar pelayanan dapat berjalan optimal.

Keterlibatan camat dan puskesmas dalam evaluasi juga menjadi bagian penting untuk melihat kondisi pelayanan dari tingkat wilayah. Sementara kehadiran akademisi dari Universitas Jember membuka ruang masukan dari perspektif kedokteran dan keperawatan dalam penguatan kualitas layanan.

Melalui evaluasi tersebut, pelaksanaan Homecare tidak hanya diukur dari terlaksananya kunjungan, tetapi juga dari ketepatan sasaran, kesiapan petugas dan sarana pendukung, serta kemampuan layanan menjawab kebutuhan masyarakat.

Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan untuk melakukan perbaikan secara bertahap, sehingga program Homecare Jember dapat memberikan pelayanan kesehatan yang semakin tepat sasaran, responsif, dan mampu menjangkau warga yang mengalami keterbatasan untuk datang ke fasilitas pelayanan kesehatan. (fam)

Galeri Foto