Homecare Sambangi Warga Disabilitas di Rejoagung, Petugas Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
- 27 Oktober 2026
- Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
Homecare Sambangi Warga Disabilitas di Rejoagung, Petugas Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
JEMBER, 27 OKTOBER 2026 - Akses terhadap pelayanan kesehatan menjadi kebutuhan setiap warga, termasuk penyandang disabilitas yang membutuhkan dukungan sesuai kondisi masing-masing. Melalui program Homecare, petugas kesehatan hadir langsung ke rumah warga untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan yang diperlukan.
Program tersebut menyasar Budi Laksono, warga Desa Rejoagung, Kecamatan Semboro, yang memiliki keterbatasan penglihatan akibat tunanetra dan katarak, pada Senin, 26 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah sewaktu (GDS), dan kolesterol. Pemeriksaan ini bertujuan mengetahui kondisi kesehatan penerima layanan sekaligus menjadi dasar untuk menentukan tindak lanjut sesuai hasil pemeriksaan.
Petugas juga memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Edukasi tersebut mencakup pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan serta membiasakan pola hidup sehat dalam kegiatan sehari-hari.
Setelah pemeriksaan dilakukan, petugas memberikan terapi sesuai hasil pemeriksaan dan kebutuhan medis penerima layanan.
Kabid Sarana Prasarana DTPHP Jember, Kurnia, mengatakan program Homecare diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau, termasuk warga dengan keterbatasan fisik.
"Pelayanan kesehatan perlu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk penyandang disabilitas. Melalui Homecare, petugas dapat datang langsung ke rumah untuk melakukan pemeriksaan, memberikan edukasi, dan menentukan tindak lanjut sesuai kondisi kesehatan penerima layanan," ujar Kurnia.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah dan lingkungan sekitar juga penting agar masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh informasi serta akses terhadap pelayanan kesehatan.
Melalui kunjungan langsung ini, program Homecare diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan sekaligus mendorong masyarakat agar tidak mengabaikan pemeriksaan kesehatan.
Pendekatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa keterbatasan fisik tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhannya. (ima)