Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Arjasa, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Assessment
- 06 Maret 2026
- Dibaca 252 Kali
Bagikan Via:
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Arjasa, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Assessment
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang menyebabkan kerusakan pada sebuah rumah warga di Dusun Rayap RT 002 RW 011, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Rumah milik Abd. Choliq (57) dilaporkan mengalami kerusakan pada beberapa bagian bangunan, terutama di area dapur, mushola, dan kamar. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 4 Maret 2026 sekitar pukul 19.30 WIB saat wilayah Kabupaten Jember diguyur hujan deras. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, meskipun kerusakan rumah cukup signifikan dan membuat kondisi bangunan menjadi tidak aman untuk dihuni.
Peristiwa ini bermula ketika hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur wilayah Kecamatan Arjasa pada malam hari. Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat struktur bangunan rumah yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan cuaca ekstrem. Sekitar pukul 19.30 WIB, bagian dapur dan beberapa bagian atap rumah dilaporkan roboh. Selain itu, area mushola dan kamar rumah juga mengalami kerusakan sehingga mengakibatkan kondisi bangunan menjadi tidak layak untuk ditempati.
Menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember segera menerjunkan tim untuk melakukan assessment serta penanganan awal di lokasi kejadian. Pada Kamis, 26 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, tim TRC-PB BPBD Kabupaten Jember melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta warga setempat. Tim juga melakukan pendataan terhadap tingkat kerusakan bangunan dan kondisi korban terdampak. Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan himbauan kepada pemilik rumah agar tidak menempati bangunan tersebut sementara waktu karena kondisi atap rumah telah lapuk dan mengalami kebocoran di beberapa titik yang berpotensi membahayakan.
Selain melakukan assessment, BPBD Kabupaten Jember juga mendistribusikan bantuan logistik kepada korban terdampak. Bantuan yang disalurkan meliputi paket sembako, paket sandang pria, lauk pauk, makanan siap saji, selimut, terpal, paket perlengkapan makan, paket kebersihan, serta paket family kit. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa darurat pasca kejadian. Saat ini korban tinggal bersama anaknya sambil menunggu proses perbaikan rumah dapat dilakukan.
Tim Jitupasna BPBD Kabupaten Jember juga melakukan penghitungan kerugian yang dialami oleh korban. Berdasarkan hasil penilaian sementara, BPBD merekomendasikan serta menyalurkan bantuan material bangunan berupa 500 batu bata dan 3 lonjor kayu balok untuk membantu proses perbaikan rumah yang rusak. Bantuan material ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi rumah sehingga korban dapat kembali menempati rumahnya dengan aman.
Hingga saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan masih aman dan terkendali. Namun puing-puing material bangunan yang roboh masih belum dibersihkan oleh pemilik rumah maupun warga sekitar. Selain itu, sebagian besar struktur atap rumah dilaporkan sudah lapuk dan masih berpotensi mengalami kerusakan lanjutan jika tidak segera diperbaiki. Oleh karena itu, pihak desa bersama masyarakat berencana melakukan kerja bakti untuk membersihkan material bangunan serta mengumpulkan bahan-bahan yang diperlukan untuk memperbaiki rumah tersebut.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Jember juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. Selain itu, laporan kejadian ini juga akan diteruskan kepada instansi terkait untuk mendukung penanganan pasca bencana. Dengan adanya koordinasi antara BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan proses penanganan serta pemulihan kondisi rumah warga yang terdampak dapat segera terlaksana dengan baik.