logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan

Inagurasi Rute Baru Jember–Bali Berlangsung Meriah dengan Penampilan Dua Tari Ikonik "Samper Sarung" dan "Puspanjali"

  • 06 Desember 2025
  • Dibaca 142 Kali
Bagikan Via:
inagurasi-rute-baru-jember-bali-berlangsung-meriah-dengan-penampilan-dua-tari-ikonik-samper-sarung-dan-puspanjali-20251208

Inagurasi Rute Baru Jember–Bali Berlangsung Meriah dengan Penampilan Dua Tari Ikonik "Samper Sarung" dan "Puspanjali"

Inagurasi penerbangan perdana rute Jember–Bali yang dilaksanakan pada tanggal 05 Desember 2025, adalah langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antar daerah, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta memperluas peluang kerja sama ekonomi dan pariwisata. Penerbangan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi kemajuan ekosistem pariwisata dan perdagangan, sekaligus mempertegas posisi Jember sebagai wilayah dengan potensi kunjungan yang terus berkembang.

Acara inagurasi dibuka secara resmi di Bandara Notohadinegoro Jember dengan rangkaian prosesi penyambutan yang penuh kekhidmatan. Sebagai bentuk penghormatan terhadap keberagaman budaya dan persahabatan antar daerah, pembukaan acara menampilkan dua tarian tradisional, yaitu Tari Samper Sarung dan Tari Puspanjali, yang dibawakan oleh para penari dari Sanggar Paramawidya. Kebonsari, beralamat lengkap di Perumahan Pertama Permai Blok F20, Jember.
Tari Samper Sarung merupakan tarian kreasi tradisi yang terinspirasi dari budaya pesisir dan keseharian masyarakat Jawa Timur, termasuk wilayah Tapal Kuda. Tarian ini menonjolkan gerakan enerjik, ritmis, dan penuh semangat yang menggambarkan kehangatan masyarakat serta fleksibilitas kehidupan sehari-hari yang tak lepas dari penggunaan sarung sebagai identitas budaya. Dalam perkembangannya, Tari Samper Sarung memiliki makna keramahtamahan dan nilai kebersamaan. Gerak tepukan sarung yang khas melambangkan dinamika masyarakat pesisir yang bersahaja namun penuh vitalitas.
Selain Tarian Samper Sarung, Tari Puspanjali juga turut memeriahkan inagurasi penerbangan rute Jember-Bali, tarian yang berasal dari Bali ini memiliki arti Kata puspa berarti bunga dan anjali berarti penghormatan, sehingga Puspanjali dimaknai sebagai tarian penghormatan bagi tamu yang datang. Di Bali, tarian ini sering dipentaskan pada upacara penyambutan dan berbagai perayaan adat. Gerakannya lembut, penuh keteduhan, namun tetap anggun dan berwibawa, mencerminkan nilai spiritual, kesopanan, serta keharmonisan masyarakat Bali. Kehadiran Tari Puspanjali dalam inagurasi penerbangan ini menjadi simbol persahabatan dan ikatan budaya antara Jember dan Bali.
Kehadiran kedua tarian tersebut bukan hanya memperindah prosesi inagurasi, tetapi juga menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengangkat keberagaman budaya lokal sekaligus memperkenalkan potensi seni yang dimiliki Jember. Sanggar Paramawidya sebagai pelaku seni lokal berperan penting dalam melestarikan dan menampilkan berbagai karya tari yang sarat nilai budaya, sehingga dapat menjadi bagian dari identitas pariwisata Jember di tingkat regional maupun nasional.
Penerbangan perdana Jember–Bali diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi promosi budaya, peningkatan kunjungan wisata, hingga pembentukan jejaring ekonomi kreatif. Dengan tersedianya akses udara antar dua wilayah yang memiliki kekayaan adat, seni, dan sejarah, sinergi yang terbentuk diharapkan semakin memperkuat perkembangan sektor pariwisata dan kebudayaan.
Pemerintah Kabupaten Jember menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya inagurasi ini, serta berharap penerbangan Jember–Bali dapat beroperasi secara berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Galeri Foto