Inlet Jalan Jawa Jember Tersumbat dan Ditutup, DPUPR Turun Tangan Cegah Genangan
- 05 September 2026
- Dibaca 25 Kali
Bagikan Via:
Inlet Jalan Jawa Jember Tersumbat dan Ditutup, DPUPR Turun Tangan Cegah Genangan
JEMBER, 05 SEPTEMBER 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember turun tangan membersihkan sejumlah inlet atau lubang saluran air di kawasan Jalan Jawa, Kecamatan Sumbersari, Jumat 04 September 2026.
Pembersihan dilakukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) DPUPR Jember setelah ditemukan sejumlah saluran air yang tidak berfungsi optimal. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang memicu genangan di badan jalan saat hujan dengan intensitas tinggi.
Di lapangan, petugas menemukan sejumlah inlet dalam kondisi tersumbat. Penyebabnya beragam, mulai dari tumpukan sampah hingga beberapa lubang inlet yang ditutup atau dicor.
Kondisi tersebut membuat limpasan air hujan tidak dapat masuk ke saluran drainase secara optimal. Akibatnya, air berpotensi menggenang di permukaan jalan ketika debit air meningkat.
Petugas juga menemukan sejumlah titik saluran dengan ukuran relatif kecil. Kapasitas saluran yang terbatas membuat aliran air berpotensi tidak mampu menampung debit yang meningkat saat hujan deras.
Seorang pekerja yang beraktivitas di sekitar Jalan Jawa, Hari, mengatakan genangan kerap terjadi ketika saluran air tersumbat. Menurut dia, sampah menjadi salah satu penyebab utama saluran tidak berfungsi.
“Sering banjir karena saluran selokan mampet. Penyebab mampetnya yang pertama itu sampah. Saluran yang ke selatan juga lebih kecil, setahu saya begitu,” ujar Hari.
Dia berharap pemeriksaan dan pembersihan lubang saluran air dilakukan secara rutin. Hari juga mengimbau warga dan pedagang di sekitar lokasi tidak membuang sampah sembarangan atau menutup lubang inlet.
“Harapan saya, lubang-lubang air ini harus sering dicek, karena warga sekitar dan penjual itu sering membuang sampah dan menutup lubang tersebut. Masyarakat juga harus menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Kalau tetap dibuangi sampah, ya tetap banjir,” katanya.
Koordinator Tim URC DPUPR Jember Wilayah Sumbersari Bidang Bina Marga, Sariyanto, mengatakan pembersihan inlet merupakan bagian dari pemeliharaan infrastruktur jalan dan saluran air.
Menurut dia, inlet memiliki fungsi penting untuk mengalirkan limpasan air hujan dari permukaan jalan menuju saluran drainase. Karena itu, lubang tersebut harus dipastikan tidak tertutup sampah maupun material lainnya.
"Pemeliharaan juga diperlukan untuk memastikan jaringan drainase tetap mampu mengalirkan air, terutama ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," terangnya.
DPUPR Jember mengajak masyarakat turut menjaga fungsi saluran drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Masyarakat juga diminta tidak menutup inlet yang telah disediakan.
Kelancaran sistem drainase, kata DPUPR, tidak hanya bergantung pada penanganan teknis pemerintah. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya genangan.
Melalui pembersihan dan pemeliharaan secara berkala, DPUPR Jember berupaya menjaga fungsi infrastruktur drainase di kawasan perkotaan. Upaya tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi genangan sekaligus menjaga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan saat hujan. (and)