Inovasi Digital Berbasis Lingkungan, Tegalgede Manfaatkan Sampah Jadi Tabungan
- 20 Februari 2026
- Dibaca 339 Kali
Bagikan Via:
Inovasi Digital Berbasis Lingkungan, Tegalgede Manfaatkan Sampah Jadi Tabungan
TEGALGEDE – 20 Februari 2026,Pemerintah Kelurahan Tegalgede terus mendorong inovasi berbasis lingkungan dan teknologi melalui peluncuran program Tabungan Digital yang mengintegrasikan pengelolaan sampah plastik, minyak jelantah, dan maggot. Rapat koordinasi inovasi tersebut digelar pada Rabu, 18 Februari 2026, bertempat di ruang Lurah Tegalgede.
Inovasi ini merupakan tindak lanjut arahan strategis Bupati Jember pada saat rapat koordinasi bersama 22 Lurah dan 3 Camat Kota di Pendopo Wahyawibawagraha pada Senin malam, 16 Februari 2026. Komitmen percepatan inovasi pelayanan publik dan penguatan program berbasis lingkungan di tingkat kelurahan menjadi salah satu poin penting dalam pertemuan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, didampingi Sekretaris Kelurahan Suripto, ST serta pengembang aplikasi digital, Nurul Iksan yang juga merupakan pimpinan dari PT Solusindo. Pertemuan tersebut membahas teknis implementasi sistem tabungan digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengelola dan menabung dari hasil pengumpulan maggot, sampah plastik, maupun minyak jelantah rumah tangga.
Menariknya, aplikasi Tabungan Digital Tegalgede ini telah terintegrasi dengan sistem kependudukan Kelurahan Tegalgede sebelumnya, yaitu PANDAWA (Panduan Data Warga). Melalui PANDAWA, seluruh data kependudukan warga Tegalgede tercatat secara real time. Integrasi ini memastikan setiap akun tabungan digital terhubung langsung dengan data administrasi kependudukan yang valid, sehingga sistem menjadi lebih akurat, tertib, dan akuntabel.
Dalam arahannya, Shierley Aisyah menegaskan bahwa inovasi ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tiga tantangan sekaligus, yakni persoalan lingkungan, pemberdayaan ekonomi warga dan ketertiban administrasi kependudukan. Melalui sistem digital, setiap warga Tegalgede yang data kependudukannya sudah masuk di data PANDAWA dapat menjadi mitra dari maggot, sampah plastik, dan minyak jelantah. Transaksi akan dicatat secara transparan dan terakumulasi dalam bentuk saldo tabungan yang dapat dicairkan sesuai ketentuan.
“Program ini bukan hanya soal menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa limbah rumah tangga memiliki nilai ekonomis. Dengan sistem digital yang terintegrasi dengan data kependudukan, pengelolaan menjadi lebih tertib, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus membiasakan warga Tegalgede dalam penggunaan teknologi digital,” ujar Shierley.
Sementara itu, Suripto menambahkan bahwa pihak kelurahan akan melakukan sosialisasi bertahap kepada RT/RW, Kader Posyandu dan Karang Taruna agar program ini dapat berjalan optimal. Ia berharap inovasi tabungan digital mampu menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis teknologi di tingkat kelurahan.
Pengembang aplikasi, Nurul Iksan, menjelaskan bahwa aplikasi ini dirancang sederhana dan ramah pengguna. Warga nantinya dapat memantau saldo tabungan, riwayat setoran, hingga informasi titik lokasi pengumpulan secara real time.
Dengan hadirnya inovasi ini, kolaborasi lintas elemen semakin diperkuat, Kelurahan, RT/RW, Komunitas Informasi Masyarakat (KIM), Kader Posyandu, hingga Karang Taruna dapat bersinergi bersama dalam membangun kesadaran lingkungan, memperluas literasi digital, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat. Sinergi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Tegalgede yang bersih, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.
Melalui kolaborasi tersebut, Kelurahan Tegalgede menunjukkan komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus mendorong transformasi digital di tingkat lokal. Inovasi Tabungan Digital yang terintegrasi dengan PANDAWA diharapkan menjadi solusi berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi implementasi konkret arahan pimpinan daerah dalam mendorong kelurahan yang inovatif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.