International Community Service di DI Klatakan, Akademisi dan Mahasiswa Lintas Negara Bahas Pengelolaan Irigasi
- 05 November 2026
- Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
International Community Service di DI Klatakan, Akademisi dan Mahasiswa Lintas Negara Bahas Pengelolaan Irigasi
JEMBER, 05 NOVEMBER 2026 – Pengelolaan irigasi tidak hanya berkaitan dengan saluran dan bangunan air, tetapi juga aspek sosial serta keberlanjutan sumber daya. Hal tersebut dibahas dalam kegiatan International Community Service di Daerah Irigasi (DI) Klatakan, Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Kamis 05 November 2026.
Akademisi dan mahasiswa dari Universitas Jember, Universitas Muhammadiyah Jember, serta sejumlah negara hadir untuk membahas irigasi dari sisi teknis, sosial, dan tata kelola.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Irigasi DPUPR Jember, Didit Supriyono, S.T., mengatakan peserta Universitas Jember berasal dari Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Teknik, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
“Hari ini kami berkegiatan dengan teman-teman dari Universitas Jember, khususnya Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, beserta teman-teman dari Universitas Muhammadiyah Jember. Kami membahas pengelolaan irigasi secara umum, baik dari sisi teknis, sosial, maupun pengelolaan secara menyeluruh,” ujar Didit.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi petani Desa Pakis dan masyarakat Kecamatan Panti, sekaligus membantu mengembangkan potensi wilayah setempat.
Associate Professor Ir. Dr. Mah Yau Seng dari Faculty of Engineering, Universiti Malaysia Sarawak, memaparkan kesamaan kondisi pertanian Indonesia dan Malaysia, terutama keberadaan lahan gambut di Pulau Kalimantan. Ia juga menjelaskan pendekatan pemanfaatan lahan dengan karakteristik tanah gambut.
Mahasiswa pertukaran yang hadir yakni Muhammad Hanif dan Sham dari Pakistan, Zorif Ae-Udom dari Thailand, serta Maria Soarez dari Timor Leste. Mereka ditempatkan di sejumlah fakultas Universitas Jember.
Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) wilayah Rambipuji, Moh. Mohamad Yasin, S.AP., menyebut kegiatan di DI Klatakan diikuti peserta dari berbagai negara dan kalangan akademisi lintas program studi.
“Kami dari Korsda Rambipuji berada di DI Klatakan, tempat dilaksanakannya International Community Service. Beberapa negara hadir bersama kalangan akademis dari berbagai program studi. Alhamdulillah, pelaksanaan hari ini berjalan lancar. Mudah-mudahan bisa bertukar ilmu dan pikiran ke depan, bagaimana kita menjaga sungai dan menjaga air,” kata Yasin.
DPUPR Jember berharap kolaborasi ini memperkuat pemahaman pengelolaan irigasi, menjaga sumber daya air, dan mendukung pertanian di Kecamatan Panti. (and)