logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Inventarisasi Data Ekosistem Mangrove dan Tinjau Lokasi Penanaman, DPRKPLH Jember Dukung Penyusunan RPPEM

  • 23 Juni 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
inventarisasi-data-ekosistem-mangrove-dan-tinjau-lokasi-penanaman-dprkplh-jember-dukung-penyusunan-rppem-20260623

Inventarisasi Data Ekosistem Mangrove dan Tinjau Lokasi Penanaman, DPRKPLH Jember Dukung Penyusunan RPPEM

JEMBER, 23 Juni 2026 – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember melalui Bidang Tata Lingkungan melaksanakan kegiatan inventarisasi data ekosistem mangrove dalam rangka penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove (RPPEM) serta peninjauan lapangan lokasi rencana penanaman mangrove di 3 titik lokasi yakni antara lain: Kecamatan Kencong (Pantai Paseban), Kecamatan Puger (Pantai Gelem dan Pantai Nyamplong Kobong) dan Kecamatan Ambulu (Pantai Watu Ulo dan Payangan) yang dilakukan selama 2 hari sejak Senin, 22 Juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi kondisi aktual ekosistem mangrove sebagai dasar penyusunan kebijakan perlindungan dan pengelolaan kawasan pesisir secara berkelanjutan. Selain itu, tim juga melakukan identifikasi lokasi yang berpotensi untuk kegiatan rehabilitasi dan penanaman mangrove guna meningkatkan kualitas lingkungan pesisir.

Dalam pelaksanaannya, tim DPRKPLH melakukan pengamatan langsung terhadap kondisi vegetasi mangrove, karakteristik lahan, serta potensi ancaman yang dapat mempengaruhi keberlanjutan ekosistem mangrove di kawasan Pantai Payangan. Data yang diperoleh nantinya akan menjadi bagian penting dalam penyusunan dokumen RPPEM Kabupaten Jember.

Kepala Bidang Tata Lingkungan DPRKPLH Kabupaten Jember, Erwin Hermawan S.T. menyampaikan bahwa inventarisasi data lapangan merupakan tahapan penting untuk memastikan kebijakan pengelolaan mangrove disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

“Kegiatan inventarisasi ini bertujuan untuk memperoleh data yang akurat terkait kondisi ekosistem mangrove di kawasan pesisir Kabupaten Jember ini. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan RPPEM sehingga upaya perlindungan, pemulihan, dan pengelolaan mangrove dapat dilakukan secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.

Tim lapangan bidang tata lingkungan, Wahyu Hari Susanto S.T. menjelaskan bahwa keberadaan mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mulai dari mencegah abrasi, menjadi habitat berbagai biota, hingga mendukung mitigasi perubahan iklim melalui kemampuan menyerap karbon.

“Mangrove bukan hanya pelindung alami kawasan pesisir, tetapi juga memiliki nilai ekologis dan ekonomi yang tinggi bagi masyarakat. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan penanaman kembali mangrove perlu terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak,” ungkap Wahyu.

Melalui kegiatan ini, DPRKPLH Kabupaten Jember menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya ekosistem mangrove yang menjadi salah satu aset penting kawasan pesisir Kabupaten Jember. Hasil inventarisasi dan peninjauan lapangan akan digunakan sebagai bahan penyusunan program pengelolaan mangrove yang terintegrasi dan berkelanjutan di masa mendatang. (fag)

Galeri Foto