logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Umum, Protokol dan Komunikasi Pimpinan

ISPA Merebak, Bupati Jember Ingatkan Masyarakat Jaga Kesehatan

  • 28 September 2026
  • Dibaca 61 Kali
Bagikan Via:
ispa-merebak-bupati-jember-ingatkan-masyarakat-jaga-kesehatan-20260928

ISPA Merebak, Bupati Jember Ingatkan Masyarakat Jaga Kesehatan

JEMBER, 28 SEPTEMBER 2026 - Dalam beberapa minggu terakhir, masyarakat di Kabupaten Jember mulai terserang ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) dan mengalami flu, sehingga menyebabkan sejumlah BOR (Bed Occupancy Rate, yaitu persentase tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit) di Jember mengalami lonjakan dan overload.

Menyikapi kondisi ini, Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., mengajak kepada seluruh masyarakat Jember, untuk menjaga kesehatan, dan mengenakan masker saat menjalankan aktivitas ditempat umum.

"Kami mengimbau kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga kesehatan, mengingat saat ini ISPA dan gejala flu mulai menyerang warga Jember, bahkan sejumlah rumah sakit mengalami lonjakan, hingga kekurangan tempat," ujar Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., usai sidang Paripurna di DPRD Jember, Senin (28/09/2026).

Bupati juga menyatakan, agar orang tua memantau kesehatan anak-anaknya, jika terindikasi mengalami flu, alangkah baiknya untuk istirahat dirumah.

Hal ini semata-mata untuk mencegah penyebaran, dan sebagai bentuk upaya untuk menjaga kesehatan lingkungan. "Kalau memang sakit karena gejala flu, alangkah baiknya untuk izin tidak masuk dan istirahat yang cukup," ujar Bupati.

Selain melakukan himbauan secara langsung, Pemkab Jember beberapa waktu lalu juga menyebarkan flyer terkait antisipasi merebaknya ISPA di Kabupaten Jember.

Dalam flyer tersebut, Pemkab Jember mengimbau warga menggunakan masker ketika sedang sakit, mencuci tangan dengan sabun, menerapkan etika batuk, dan bersin, serta memastikan sirkulasi udara di rumah berjalan baik.

Warga juga diminta menghindari asap rokok dan polusi, mengurangi kontak dekat dengan orang lain, ketika sedang sakit, serta mencukupi kebutuhan cairan, gizi dan istirahat.

ISPA sendiri merupakan infeksi yang menyerang saluran pernapasan, mulai dari hidung dan tenggorokan hingga paru-paru.

Sejumlah kondisi disebut dapat meningkatkan risiko penularan atau terjadinya gangguan saluran pernapasan. Diantaranya perubahan cuaca, ventilasi ruangan yang buruk, paparan asap rokok, polusi udara, kerumunan, mobilitas tinggi, serta kontak dekat dengan orang yang sedang sakit. (Al)

Galeri Foto