Jamin Pasokan Air Petani, DPUPR Jember Kalibrasi Debit Irigasi di Dam Makam Rambigundam
- 28 Juli 2026
- Dibaca 36 Kali
Bagikan Via:
Jamin Pasokan Air Petani, DPUPR Jember Kalibrasi Debit Irigasi di Dam Makam Rambigundam
JEMBER, 28 JULI 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Jember melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tahun 2026 di wilayah Koordinator Sumber Daya Air (Korsda) Rambipuji, Selasa 28 Juli 2026. Langkah ini dilakukan guna memastikan ketelitian pengukuran debit air pada jaringan irigasi, yang menjadi kunci utama keberlangsungan sektor pertanian di daerah tersebut.
Berpusat di Dam Makam, Desa Rambigundam, kegiatan tahun ini mengusung fokus utama pada kalibrasi pengukuran debit air. Pengujian ini dinilai krusial untuk menghasilkan data irigasi yang presisi, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan dalam mendukung distribusi air secara adil bagi para petani.
Koordinator SDA Rambipuji, Mohamad Yasin, S.AP., menegaskan bahwa kalibrasi merupakan kompetensi wajib yang harus dikuasai oleh petugas pengelola sumber daya air.
"Hari ini kami melaksanakan monitoring dan evaluasi tahun 2026 bertema kalibrasi. Ini adalah kompetensi mendasar di Bidang SDA untuk mewujudkan tata kelola irigasi yang presisi dan akurat. Salah satu titik penerapannya kita fokuskan di Dam Makam, Desa Rambigundam," ujar Yasin.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Monev menjelaskan teknis kalibrasi yang menerapkan dua metode pengukuran sekaligus. Langkah ganda ini diambil mengingat kondisi fisik jaringan irigasi yang memerlukan penanganan khusus.
"Secara umum fisik bangunan ukur di Dam Makam masih baik, tetapi sebagian dalam kondisi tenggelam. Oleh karena itu, para juru air mengukur debit menggunakan dua metode berbeda, lalu hasilnya dibandingkan dengan data ketinggian muka air pada bangunan ukur untuk menguji kesesuaiannya," jelasnya.
Melalui Monev berkala ini, DPUPR Kabupaten Jember berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya air berbasis data yang dapat terukur. Pengukuran debit yang presisi diharapkan mampu mengoptimalkan fungsi jaringan irigasi serta menjamin ketahanan pangan daerah melalui pelayanan air yang maksimal bagi masyarakat tani Jember. (and)