logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Jelang Festival Egrang ke-14, Sterilisasi Jalur dan Skema Pengamanan VVIP Jadi Fokus Muspika Ledokombo

  • 04 Agustus 2026
  • Dibaca 305 Kali
Bagikan Via:
jelang-festival-egrang-ke-14-sterilisasi-jalur-dan-skema-pengamanan-vvip-jadi-fokus-muspika-ledokombo-20260805

Jelang Festival Egrang ke-14, Sterilisasi Jalur dan Skema Pengamanan VVIP Jadi Fokus Muspika Ledokombo

JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Kecamatan Ledokombo bersama Muspika, Komunitas Tanoker, dan pemerintah desa mematangkan persiapan penyelenggaraan Festival Egrang ke-14 Tahun 2026. Langkah strategis ini dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Aula Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, Selasa 04 Agustus 2026.

Festival budaya yang telah menjadi ikon Kecamatan Ledokombo tersebut dijadwalkan hadir skala besar. Sejumlah pejabat negara dipastikan hadir, di antaranya Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq, serta Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, S.E, M.Sc. Selain itu, rombongan tamu mancanegara juga dijadwalkan menghadiri perhelatan tersebut.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Romadhoni, S.STP, M.Si, menegaskan bahwa kehadiran pejabat negara dan tamu internasional merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama kesuksesan acara.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Komunitas Tanoker yang konsisten menjaga dan mengembangkan Festival Egrang sebagai identitas budaya Ledokombo. Kehadiran tamu VVIP harus disambut dengan persiapan matang, mulai dari kantong parkir, pengaturan lalu lintas, keamanan, hingga kenyamanan seluruh undangan," ujar Nino.

Pembina Komunitas Tanoker, Suporahadjo, menyampaikan bahwa persiapan umum telah berjalan baik dengan dukungan penuh Pemkab Jember. Menurutnya, festival ini bukan sekadar perayaan, melainkan sarana edukasi dan promosi daerah ke tingkat internasional.

"Festival Egrang bukan sekadar pertunjukan budaya, melainkan ruang pembelajaran, pelestarian tradisi, dan sarana memperkenalkan Ledokombo kepada dunia. Oleh karena itu, kesiapan teknis, pelayanan tamu, dan keamanan harus dipastikan berjalan maksimal," ungkap Suporahadjo.

Aspek pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas menjadi fokus utama dalam rakor tersebut. Danramil Ledokombo, Kapten Arm Abd Azis, menekankan pentingnya sterilisasi jalur utama dan kesiapan fasilitas pendukung seperti toilet portabel untuk para tamu.

"Pengamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama. TNI siap mendukung penuh agar Festival Egrang berlangsung aman, tertib, dan sukses," tegas Abd Azis.

Senada dengan Danramil, Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo menyatakan kesiapannya dalam mengamankan alur kegiatan. Ia menilai festival ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi sektor budaya, pendidikan, dan ekonomi lokal.

"Festival ini membawa nama baik Ledokombo dan Kabupaten Jember. Polsek Ledokombo siap mendukung penuh pengamanan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan memberi manfaat bagi masyarakat," kata Andrias.

Dari rakor tersebut, disepakati bahwa apel kesiapan pengamanan akan digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, di depan Kantor Kecamatan Ledokombo. Skema pengawalan rombongan VVIP, pengaturan lokasi parkir khusus, hingga prosedur penyambutan tamu asing telah disusun secara rinci.

Festival Egrang ke-14 yang berpusat di Desa Sumberlesung ini diharapkan menjadi ajang budaya bertaraf nasional yang memperkuat citra Jember di tengah arus modernisasi. Rakor yang dihadiri sekitar 25 perwakilan lintas instansi tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (yus)

Galeri Foto