Jelang Karnaval Kecamatan Sumberbaru, Muspika Gelar Rakor dan Technical Meeting Bersama Peserta
- 15 September 2026
- Dibaca 41 Kali
Bagikan Via:
Jelang Karnaval Kecamatan Sumberbaru, Muspika Gelar Rakor dan Technical Meeting Bersama Peserta
JEMBER 15 SEPTEMBER 2026 - Menjelang pelaksanaan Karnaval Kecamatan Sumberbaru, jajaran Muspika bersama panitia pelaksana dan seluruh perwakilan peserta menggelar rapat koordinasi sekaligus technical meeting (TM), Selasa 15 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sumberbaru tersebut menjadi forum untuk mematangkan berbagai persiapan teknis, sekaligus menyamakan persepsi antara panitia dan seluruh peserta agar pelaksanaan karnaval berjalan tertib, aman, lancar dan meriah.
Rakor dan TM dihadiri Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., jajaran Muspika, Ketua Pelaksana Karnaval Kecamatan Sumberbaru, serta perwakilan seluruh peserta yang akan ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sumberbaru Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., menyampaikan sejumlah arahan terkait pelaksanaan karnaval. Salah satu poin penting yang ditekankan adalah menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Yang paling utama adalah ketertiban dan keamanan. Kami berharap seluruh peserta mengikuti ketentuan yang sudah disepakati bersama, sehingga karnaval dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat,” ujar Faridj.
Berdasarkan petunjuk teknis, Karnaval Kecamatan Sumberbaru akan dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026, dengan mengusung tema “Keanekaragaman Budaya.” Kegiatan tersebut melibatkan masyarakat, pelajar dan guru se-Kecamatan Sumberbaru, dengan peserta yang menampilkan berbagai kreativitas dan keberagaman budaya.
Selain ketertiban, peserta juga diingatkan untuk menjaga kebersihan sepanjang rute yang dilalui. Setiap kelompok wajib bertanggung jawab terhadap keamanan anggotanya serta mengikuti arahan panitia dan petugas keamanan.
Panitia juga mengatur sejumlah ketentuan teknis, antara lain durasi atraksi maksimal 10 menit per adegan, peserta tidak diperkenankan membawa senjata tajam, senjata api, petasan maupun minuman keras. Peserta juga diwajibkan menjaga kekompakan dan tidak meninggalkan rombongan atau kelompoknya.
Faridj berharap seluruh peserta tidak hanya menjadikan karnaval sebagai ajang hiburan, tetapi juga sebagai momentum memperkuat persatuan dan memperkenalkan kekayaan budaya yang ada di Kecamatan Sumberbaru.
“Ini bukan sekadar kegiatan karnaval. Ada nilai kebersamaan, kreativitas dan keberagaman budaya yang ingin kita tampilkan. Karena itu, mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya benar-benar menjadi pesta rakyat yang tertib, aman dan membanggakan,” katanya.
Melalui rapat koordinasi dan technical meeting tersebut, panitia berharap seluruh peserta memahami aturan dan teknis pelaksanaan sejak awal. Dengan demikian, pada hari pelaksanaan tidak terjadi kendala yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.
Karnaval Kecamatan Sumberbaru diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat dan pelajar untuk berekspresi sekaligus mempererat kebersamaan dalam semangat HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (jh8)