Paguyuban Reog Singo Yudho Honggolono Tampil di Upacara HUT ke-81 RI Sukorambi
- 17 Agustus 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Paguyuban Reog Singo Yudho Honggolono Tampil di Upacara HUT ke-81 RI Sukorambi
JEMBER, 17 AGUSTUS 2026 – Paguyuban Seni Reog Ponorogo Singo Yudho Honggolono turut memeriahkan upacara pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia di Lapangan BSK Kecamatan Sukorambi, Senin, 17 Agustus 2026. Penampilan kesenian tradisional tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang diikuti sekitar 1.500 peserta.
Reog tampil di tengah upacara yang diikuti unsur Muspika dan jajaran pemerintahan, stakeholder, pelajar se-Kecamatan Sukorambi, organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, PGRI, pelaku seni, serta masyarakat. Kehadiran kesenian tradisional itu memberikan warna tersendiri pada peringatan kemerdekaan di tingkat kecamatan.
Camat Sukorambi Musyaffa, S.HI., M.M., menyambut baik keterlibatan Paguyuban Singo Yudho Honggolono. Menurutnya, momentum peringatan kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memberikan ruang bagi pelestarian kesenian daerah.
"Kami sangat mendukung pelestarian budaya, termasuk Reog Ponorogo. Kesenian daerah merupakan bagian dari identitas dan kekayaan bangsa yang harus terus dijaga. Kami berharap ruang bagi para pelaku seni semakin terbuka, sehingga generasi muda dapat mengenal sekaligus ikut melestarikannya," ujar Musyaffa.
Pimpinan Paguyuban Reog Singo Yudho Honggolono, Serka Samyudi, mengaku terkesan sekaligus bangga mendapat kesempatan tampil dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kesempatan tampil dalam upacara pengibaran bendera memiliki makna tersendiri bagi para pelaku seni.
"Kami sangat terkesan dan bangga diberikan kesempatan tampil dalam acara yang sakral ini. Bagi kami, ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi bagian dari penghormatan terhadap momentum kemerdekaan sekaligus kesempatan untuk ikut melestarikan budaya," kata Samyudi.
Ia berharap keterlibatan kesenian tradisional dalam kegiatan masyarakat dapat terus berlanjut. Menurutnya, dukungan terhadap pelaku seni penting agar kesenian daerah tetap tumbuh dan dikenal generasi berikutnya.
"Kami berharap kesenian daerah terus mendapatkan ruang. Dengan sering tampil dalam kegiatan masyarakat, anak-anak muda akan semakin mengenal dan mencintai budaya sendiri," tambahnya.
Penampilan Singo Yudho Honggolono mempertemukan dua unsur penting dalam satu momentum, yakni semangat kebangsaan dan pelestarian budaya. Reog tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga warisan kesenian daerah.
Kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., atau Gus Fawait, dalam mendorong pelestarian budaya dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan.
Kehadiran Paguyuban Singo Yudho Honggolono menjadi salah satu warna dalam peringatan HUT ke-81 RI di Sukorambi, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui penghormatan terhadap budaya dan karya masyarakat. (hus)