logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata

Jelang Tajemtra 2026, Disporabudpar dan Polres Jember Matangkan Pengamanan 716 Personel

  • 01 September 2026
  • Dibaca 81 Kali
Bagikan Via:
jelang-tajemtra-2026-disporabudpar-dan-polres-jember-matangkan-pengamanan-716-personel-20260901

Jelang Tajemtra 2026, Disporabudpar dan Polres Jember Matangkan Pengamanan 716 Personel

JEMBER, 01 SEPTEMBER 2026 – Menjelang pelaksanaan Tanggul Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 pada 5 September mendatang, Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kebudayaan (Disporabudpar) bersama stakeholder terkait menggelar koordinasi kesiapan pengamanan.

Rapat koordinasi berlangsung di Mapolres Jember, Senin 31 Agustus 2026, dengan melibatkan jajaran kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Dalam koordinasi tersebut, disiapkan sebanyak 716 personel gabungan untuk memastikan rangkaian kegiatan Tajemtra berjalan aman, tertib dan lancar. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada peserta, tetapi juga pengaturan lalu lintas serta aktivitas masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Sejumlah poin menjadi perhatian utama, di antaranya penutupan dan pengalihan arus lalu lintas, penempatan pos-pos istirahat peserta, distribusi konsumsi, hingga pengaturan kendaraan yang keluar masuk kawasan kegiatan dengan menggunakan stiker khusus.

Sterilisasi jalur dari Tanggul menuju Alun-Alun Jember juga menjadi salah satu fokus pengamanan. Jalur tersebut merupakan akses utama peserta sehingga perlu mendapatkan pengawasan secara ketat untuk mengantisipasi gangguan maupun kepadatan lalu lintas.

Masukan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas Polres Jember turut menjadi bahan evaluasi dalam pematangan teknis di lapangan. Wakapolres Jember juga menekankan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif, termasuk larangan penggunaan atribut perguruan silat selama kegiatan Tajemtra.

Sementara itu, Kepala Bidang PPO Disporabudpar Jember, Deta Irama Kasih, mengatakan koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh unsur memiliki pemahaman yang sama terkait teknis pelaksanaan di lapangan.

“Semua kami koordinasikan, mulai dari pengamanan, rute, pengaturan lalu lintas, pos istirahat hingga kebutuhan peserta. Harapannya pelaksanaan Tajemtra nanti bisa berjalan aman, tertib dan nyaman bagi seluruh peserta maupun masyarakat,” ujar Deta.

Deta menambahkan, tahun ini juga terdapat tambahan penampilan drum band dari sejumlah sekolah. Penampilan tersebut akan dijadwalkan dan ditempatkan pada rute yang telah ditentukan agar tidak mengganggu kelancaran arus peserta Tajemtra.

“Selain kegiatan utama Tajemtra, kami juga menyiapkan penampilan drum band dari beberapa sekolah. Jadwal dan rutenya sudah kami atur sehingga tetap bisa memberikan hiburan kepada masyarakat tanpa mengganggu jalannya kegiatan,” pungkasnya. (mel)

Galeri Foto