logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Pemdes Paseban Jadikan Karnaval Penggerak UMKM dan Etalase Budaya Nusantara

  • 02 Agustus 2026
  • Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
pemdes-paseban-jadikan-karnaval-penggerak-umkm-dan-etalase-budaya-nusantara-20260802

Pemdes Paseban Jadikan Karnaval Penggerak UMKM dan Etalase Budaya Nusantara

JEMBER, 02 AGUSTUS 2026 – Pemerintah Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, memanfaatkan momentum Karnaval Desa Paseban sebagai sarana menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya Indonesia. Mengusung tema "Seni Budaya dan Kreasi Seni Tari", kegiatan tersebut sukses menarik perhatian masyarakat dan memberikan ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.

Karnaval yang diikuti 22 peserta, Sabtu 01 Agustus 2026 tersebut, terdiri atas 7 lembaga dan 15 peserta umum, menampilkan beragam kreasi seni tari dan kostum budaya dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute karnaval turut membawa dampak positif bagi pedagang dan pelaku usaha kecil yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Kepala Desa Paseban, Satupan, mengatakan bahwa penyelenggaraan karnaval tidak hanya bertujuan melestarikan budaya, tetapi juga menjadi strategi untuk meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat desa.

"Melalui Karnaval Desa Paseban, kami ingin memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang. Ketika masyarakat berkumpul dalam sebuah kegiatan, para pedagang juga mendapatkan manfaat karena dagangannya lebih ramai dibeli," ujar Satupan.

Menurutnya, Pemerintah Desa akan terus menghadirkan kegiatan yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi sosial, budaya, maupun ekonomi.

"Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang semakin besar. Semakin banyak warga yang berpartisipasi, semakin besar pula dampaknya terhadap pelestarian budaya dan peningkatan pendapatan UMKM Desa Paseban," tambahnya.

Sementara itu, Camat Kencong, Ronny Arvianto, mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Paseban yang mampu mengemas kegiatan budaya menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

"Karnaval ini membuktikan bahwa kegiatan budaya tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mampu menghidupkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran masyarakat memberikan peluang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan penjualan. Inovasi seperti ini patut terus dikembangkan oleh desa-desa lain di Kecamatan Kencong," ungkap Ronny.

Pemerintah Desa Paseban berharap Karnaval Desa tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga berkembang sebagai ikon desa yang mampu memperkuat identitas budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui tumbuhnya UMKM lokal. (gfr)

Galeri Foto