Jemaah Rasakan Ketenangan dalam Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek
- 24 Mei 2026
- Dibaca 105 Kali
Bagikan Via:
Jemaah Rasakan Ketenangan dalam Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek
JEMBER, 23 MEI 2026 - Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti Halaman Parkir Tengah Kantor Pemerintah Kabupaten Jember saat pelaksanaan Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin Moloekatan Gus Miek, Sabtu 23 Mei 2026. Ribuan jemaah dari berbagai daerah hadir mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak dini hari hingga malam hari.
Kegiatan diawali dengan sahur bersama para hafidz pada pukul 03.00 WIB. Setelah Salat Subuh berjemaah, acara dilanjutkan dengan sema’an Al-Qur’an yang berlangsung sepanjang hari. Rangkaian kegiatan tersebut diselingi dengan salat berjemaah, dzikir, pembacaan syi’ir, serta pengajian kitab.
Salah seorang jemaah, Ramadhan Putra Winata, mengaku merasakan ketenangan batin selama mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Ghofilin menjadi momentum penting untuk memperbaiki diri sekaligus memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.
“Alhamdulillah, suasananya sangat menenangkan. Dari pagi hingga malam, kami diajak untuk selalu dekat dengan Al-Qur’an dan dzikir. Kegiatan seperti ini membuat hati menjadi lebih tenang serta menjadi pengingat agar terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Ramadhan menilai kegiatan Moloekatan Gus Miek juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarjemaah dari berbagai daerah. Menurutnya, suasana kebersamaan dan kekeluargaan sangat terasa, terutama saat buka puasa bersama dan pelaksanaan salat berjemaah.
“Banyak jemaah yang datang dari berbagai wilayah, tetapi semuanya terasa seperti keluarga. Kegiatan ini bukan hanya menjadi sarana ibadah, melainkan juga mempererat persaudaraan sesama muslim,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Jember Muhammad Fawait beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Jember, para camat, lurah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan tokoh masyarakat. Kehadiran unsur pemerintah dinilai sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Menjelang malam, jemaah semakin memadati lokasi kegiatan untuk mengikuti Dzikrul Ghofilin dan doa khotmil Qur’an. Suasana khusyuk tampak ketika para jemaah bersama-sama melantunkan dzikir dan doa yang dipimpin para ulama.
Rangkaian kegiatan ditutup sekitar pukul 21.45 WIB dengan doa bersama. Para jemaah berharap kegiatan Moloekatan Gus Miek dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana memperkuat iman, menjaga tradisi ulama, serta mempererat persaudaraan umat Islam di Kabupaten Jember. (as)