logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, BPBD Jember Pastikan Akses Warga Darungan Tanggul Tetap Terjaga

  • 06 Mei 2026
  • Dibaca 263 Kali
Bagikan Via:
jembatan-ambruk-diterjang-banjir-bpbd-jember-pastikan-akses-warga-darungan-tanggul-tetap-terjaga-20260506

Jembatan Ambruk Diterjang Banjir, BPBD Jember Pastikan Akses Warga Darungan Tanggul Tetap Terjaga

JEMBER, 06 MEI 2026 - Sebuah jembatan penghubung antar padukuhan di Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, ambruk setelah diterjang banjir akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Peristiwa ini terjadi di Dusun Jumbatan, tepatnya di aliran Sungai Plalangan, dan sempat memutus akses warga setempat.

Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kabupaten Jember langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal. Berdasarkan laporan yang dihimpun, kejadian bermula pada Minggu, 03 Mei 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengguyur sebagian wilayah Kecamatan Tanggul.

Kondisi tersebut menyebabkan debit air Sungai Plalangan meningkat signifikan. Sekitar pukul 16.00 WIB, jembatan dengan panjang kurang lebih 20 meter dan lebar sekitar 3 meter itu tidak mampu menahan derasnya arus dan akhirnya putus.

Laporan kejadian diterima petugas dari aduan warga melalui sistem pelaporan cepat, yang kemudian ditindaklanjuti dengan peninjauan langsung ke lokasi pada Selasa,5 Mei 2026. Tim melakukan asesmen atau kaji cepat, berkoordinasi dengan pemerintah desa, serta mendata kerugian melalui tim Jitupasna.

“Jembatan ini merupakan akses penting bagi warga antar padukuhan. Saat ini sudah dilakukan penanganan sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan,” ujar Firman Arifianto dari TRC BPBD Jember saat dikonfirmasi, Selasa 05 Mei 2026.

Ia menjelaskan, hingga saat ini tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Namun, dampak yang ditimbulkan cukup signifikan terhadap mobilitas warga.

Sebagai langkah darurat, masyarakat bersama perangkat desa melakukan perbaikan sementara menggunakan material kayu. Jembatan tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, meskipun dengan keterbatasan.

Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan instansi terkait lainnya juga telah menerima laporan untuk tindak lanjut penanganan pascabencana, termasuk rencana pembangunan kembali jembatan secara permanen.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Selain itu, koordinasi lintas instansi seperti Dinas PUPR dan PRKPLH Kabupaten Jember terus dilakukan guna mempercepat proses pemulihan infrastruktur.

Adapun unsur yang terlibat dalam penanganan kejadian ini meliputi BPBD Jember, pemerintah desa, RT/RW setempat, serta warga sekitar yang turut bergotong royong memperbaiki akses jembatan. (tgh)

Galeri Foto