logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberjambe

Jemput Bola hingga Lereng Gunung Raung, Kecamatan Sumberjambe Rekam Identitas Kependudukan Warga Difabel di Kebon Koong

  • 24 Juli 2026
  • Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
jemput-bola-hingga-lereng-gunung-raung-kecamatan-sumberjambe-rekam-identitas-kependudukan-warga-difabel-di-kebon-koong-20260724

Jemput Bola hingga Lereng Gunung Raung, Kecamatan Sumberjambe Rekam Identitas Kependudukan Warga Difabel di Kebon Koong

JEMBER, 24 JULI 2026 – Komitmen Pemerintah Kecamatan Sumberjambe dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif kembali diwujudkan melalui layanan jemput bola perekaman identitas kependudukan bagi warga yang mengalami keterbatasan fisik.

Pada Jumat, 24 Juli 2026, tim Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe yang dipimpin oleh Suharyatik bersama unsur Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) mendatangi kediaman Toyati, warga Padukuhan Kebon Koong, Dusun Paleran, Desa Gunungmalang, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember.

Toyati, perempuan kelahiran sekitar tahun 1970, selama bertahun-tahun belum memiliki identitas kependudukan. Kondisi tersebut terungkap ketika dirinya menerima layanan Home Care. Saat proses pelayanan berlangsung, petugas tidak dapat menemukan data identitas kependudukan karena Toyati belum memiliki Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el).

Berdasarkan keterangan keluarga, hal tersebut bukan karena unsur kesengajaan, melainkan karena Toyati sejak lama tidak bersedia menaiki kendaraan untuk datang ke kantor pelayanan. Selain itu, kondisi fisiknya yang tidak dapat menggerakkan kedua kaki membuat aktivitas sehari-harinya hanya dilakukan dengan merangkak di dalam rumah.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim Pelayanan Umum Kecamatan Sumberjambe segera melakukan koordinasi dan melaksanakan perekaman biometrik secara langsung di rumah Toyati. Langkah ini merupakan bagian dari Program Pelayanan Administrasi Kependudukan Tuntas di Kecamatan (Peta Cinta) yang mengedepankan pelayanan jemput bola bagi warga lanjut usia, penyandang disabilitas, maupun masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan administrasi kependudukan.

Perjalanan menuju kediaman Toyati bukan tanpa tantangan. Padukuhan Kebon Koong berada di wilayah kaki Gunung Raung yang memiliki akses cukup jauh dari pusat pemerintahan. Meski demikian, kondisi geografis tersebut tidak menghalangi petugas untuk memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama atas identitas kependudukan sebagai dasar memperoleh berbagai layanan publik.

Bersamaan dengan kegiatan tersebut, tim PMKS Kecamatan Sumberjambe yang dipimpin oleh Agus turut menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, kasur, pakaian layak pakai, serta perlengkapan salat kepada Toyati sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi yang dihadapi.

Agus menyampaikan bahwa pelayanan pemerintah harus mampu menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan fisik maupun ekonomi.

"Kehadiran kami hari ini bukan hanya untuk memberikan bantuan, tetapi juga memastikan bahwa Ibu Toyati mendapatkan haknya sebagai warga negara. Dokumen kependudukan menjadi pintu masuk berbagai layanan pemerintah, sehingga kami ingin memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal hanya karena kondisi fisik atau keterbatasan akses. Semoga bantuan yang kami berikan juga dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari keluarga," ujar Agus.

Melalui sinergi antara Pelayanan Umum dan PMKS Kecamatan Sumberjambe, pemerintah kecamatan terus memperkuat pelayanan yang proaktif, cepat, dan menyentuh langsung masyarakat hingga ke pelosok desa. Upaya jemput bola ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya dilakukan di balik meja, tetapi hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga memperoleh hak yang sama tanpa terkecuali. (wd)

Galeri Foto