Karnaval Wirolegi Cinta Budaya, Angkat Keragaman Nusantara dalam Menyambut HUT ke-81 RI
- 04 Agustus 2026
- Dibaca 13 Kali
Bagikan Via:
Karnaval Wirolegi Cinta Budaya, Angkat Keragaman Nusantara dalam Menyambut HUT ke-81 RI
JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 - Pemerintah Kelurahan Wirolegi, Kecamatan Sumbersari, menggelar Karnaval Wirolegi Cinta Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Minggu, 02 Agustus 2026, dan berakhir hingga Senin, 03 Agustus 2026 dini hari.
Kegiatan tersebut mengangkat tema pelestarian budaya Nusantara dengan menampilkan beragam kesenian, pakaian adat, hingga drama perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Lurah Wirolegi Athur Robby Tantra mengatakan, tema "Wirolegi Cinta Budaya" dipilih untuk mengajak masyarakat mengenal sekaligus melestarikan keberagaman budaya Indonesia melalui sebuah perayaan yang melibatkan seluruh warga.
“Karnaval ini kami fokuskan untuk mengedepankan keragaman budaya yang ada di Indonesia,” ujarnya, setelah karnaval rampung, pada Senin dini hari, 03 Agustus 2026.
Menurutnya, peserta yang diisi oleh masing-masing RW diberikan kebebasan mengangkat cerita yang berbeda, asalkan tidak lepas dari kebudayaan dan sejarah perjuangan bangsa.
Contohnya, peserta yang menampilkan kisah perjuangan rakyat saat masa penjajahan Jepang, serta perjuangan-perjuangan lain para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia.
“Dalam karnaval itu, beberapa peserta juga menampilkan drama perjuangan dalam memperebutkan kemerdekaan Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, seluruh peserta juga akan menjalani proses penilaian oleh dewan juri untuk menentukan penampilan terbaik sebagai pemenang Karnaval Wirolegi 2026. Hasil penilaian tersebut akan diumumkan pada malam puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, di tanggal 17 Agustus 2026.
Namun, Ia menjelaskan, meskipun sebagian peserta membawa kendaraan yang dilengkapi sound system yang kerap disebut sound horeg, unsur tersebut tidak menjadi bagian dari penilaian lomba.
“Yang kami nilai adalah penampilan keberagaman budaya dan cerita yang diangkat oleh masing-masing barisan RW. Jadi sound system bukan menjadi penilaian dalam karnaval ini,” pungkasnya.
Melalui konsep tersebut, Pemerintah Kelurahan Wirolegi berharap karnaval tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi sejarah serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya dan nilai-nilai perjuangan bangsa dalam momentum peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. (fat)