logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Rambipuji

Kawal Transparansi Anggaran, Sekcam Rambipuji Pimpin Monev Pembangunan Desa Nogosari

  • 04 Agustus 2026
  • Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
kawal-transparansi-anggaran-sekcam-rambipuji-pimpin-monev-pembangunan-desa-nogosari-20260805

Kawal Transparansi Anggaran, Sekcam Rambipuji Pimpin Monev Pembangunan Desa Nogosari

JEMBER, 04 AGUSTUS 2026 - Pemerintah Kecamatan Rambipuji menggelar monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran serta pemanfaatan Bantuan Keuangan Desa di Desa Nogosari, Kabupaten Jember, Selasa 04 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Rambipuji, Habib Salim, yang juga menjabat sebagai Pelaksana Harian Kasi Pemerintahan, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum. Ia hadir mewakili Camat Rambipuji yang berhalangan karena tugas kedinasan lain.

Langkah ini menegaskan komitmen pihak kecamatan dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan sasaran penggunaan anggaran bantuan keuangan, baik yang bersumber dari APBD maupun dana desa.

Pemeriksaan ini melibatkan tim gabungan lintas sektor guna menjamin objektivitas hasil evaluasi. Selain Tim Fasilitator Kecamatan, hadir pula Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Operator Siskeudes, jajaran pendamping desa, serta unsur muspika seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP.

Keterlibatan lintas sektor ini bertujuan agar pengawasan tidak hanya berfokus pada administrasi keuangan semata. Tim juga meninjau kesesuaian perencanaan, kelayakan teknis pembangunan fisik, hingga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Lokasi pertama yang diperiksa adalah pembangunan prasarana jalan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Gumuk Gebang RT 040/RW 024, Desa Nogosari, bernilai anggaran Rp131,45 juta. Di lokasi ini, tim mengecek volume pekerjaan, kualitas konstruksi, serta kesesuaian dengan dokumen perencanaan.

Hasil peninjauan menunjukkan pekerjaan secara umum berjalan sesuai rencana. Kendati demikian, tim memberikan sejumlah catatan perbaikan, baik terkait fisik maupun administrasi pendukung, yang wajib segera ditindaklanjuti oleh pengelola kegiatan desa.

Selain fisik, pemeriksaan mendalam dilakukan terhadap dokumen perencanaan, pengadaan, pembukuan, hingga laporan pertanggungjawaban (SPJ). Dalam proses ini, tim menemukan beberapa berkas yang belum lengkap dan harus segera diperbarui.

Habib Salim menekankan bahwa administrasi yang rapi, lengkap, dan akurat merupakan syarat mutlak pengelolaan keuangan desa. Menurutnya, dokumen tersebut menjadi bukti sah pengeluaran anggaran sekaligus sarana pengawasan publik.

"Perbaikan administrasi bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menjaga kepercayaan masyarakat dan mencegah terjadinya penyimpangan," ujar Habib Salim.

Tim kemudian meninjau pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) bernilai Rp85,07 juta di dusun yang sama. Proyek bersumber dari Dana Desa ini dinilai strategis dalam memperlancar mobilitas warga dan pengangkutan hasil pertanian menuju pasar.

Meski mendapat apresiasi positif dari warga, tim tetap mengingatkan Pemerintah Desa Nogosari untuk memperhatikan kualitas konstruksi dan pemeliharaan berkala agar manfaatnya terasa jangka panjang.

Peninjauan berlanjut ke lokasi pembangunan TPT di Dusun Gumuk Limo beranggaran Rp50,2 juta, serta proyek TPT dan JUT gabungan senilai Rp49,03 juta. Total ada empat objek pembangunan fisik yang diperiksa secara maraton dalam kegiatan tersebut.

Sebagai penutup, Habib Salim menyampaikan bahwa temuan dalam monev ini merupakan bagian dari pembinaan dan pengendalian agar pengelolaan anggaran desa berjalan tertib. Ia berharap Pemerintah Desa Nogosari segera melengkapi kekurangan berkas dan menyempurnakan fisik bangunan sebelum jadwal pemeriksaan berikutnya. (sai)

Galeri Foto