logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kebakaran Lahan di TPA Pakusari Berhasil Dipadamkan, BPBD Jember Imbau Warga Waspada di Musim Kemarau

  • 04 Juli 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-lahan-di-tpa-pakusari-berhasil-dipadamkan-bpbd-jember-imbau-warga-waspada-di-musim-kemarau-20260705

Kebakaran Lahan di TPA Pakusari Berhasil Dipadamkan, BPBD Jember Imbau Warga Waspada di Musim Kemarau

JEMBER, 04 JULI 2026 - Kebakaran lahan terjadi di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Pakusari, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, pada Sabtu, 04 Juli 2026.

Peristiwa tersebut menghanguskan sekitar 500 meter persegi area pembuangan sampah dan menimbulkan kepulan asap tebal yang mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar lokasi, terutama pada saluran pernapasan. Berkat kerja sama lintas instansi, api berhasil dipadamkan pada sore hari tanpa menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan laporan yang diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Dugaan sementara, api berasal dari putung rokok yang dibuang sembarangan oleh aktivitas di sekitar area TPA.

Kondisi cuaca yang kering disertai tiupan angin menyebabkan api dengan cepat membesar dan merambat ke tumpukan sampah serta lahan di sekitarnya. Situasi tersebut memerlukan penanganan cepat untuk mencegah kebakaran meluas ke area yang lebih luas dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi lingkungan maupun masyarakat.

Setelah menerima laporan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama petugas Pemadam Kebakaran segera bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 13.40 WIB. Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemadaman serta pendinginan pada titik-titik api yang masih aktif. Upaya tersebut berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 16.10 WIB.

Selain melakukan pemadaman, BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak asap di sekitar kawasan TPA. Di sisi lain, Puskesmas Pakusari membagikan masker kepada petugas lapangan dan masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PRKPLH) Kabupaten Jember turut mendukung penanganan dengan menyediakan suplai air untuk proses pemadaman sehingga operasi dapat berjalan lebih efektif.

Dalam proses penanganan kejadian ini, berbagai unsur turut terlibat, di antaranya BPBD Kabupaten Jember, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Polsek Pakusari, Koramil Pakusari, Dinas PRKPLH, Puskesmas Pakusari, serta masyarakat sekitar yang ikut membantu sesuai kapasitas masing-masing. Sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian kebakaran sehingga dampaknya dapat diminimalkan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Shofi Diaulhaq, menjelaskan bahwa respons cepat seluruh unsur menjadi kunci keberhasilan penanganan kebakaran tersebut. Menurutnya, koordinasi yang baik antarinstansi memungkinkan proses pemadaman berlangsung efektif meskipun kondisi cuaca pada musim kemarau cukup mendukung penyebaran api.

"Begitu laporan kami terima, seluruh unsur langsung berkoordinasi dan bergerak menuju lokasi. Alhamdulillah api berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area yang lebih besar. Kami juga mengutamakan keselamatan masyarakat dengan mendistribusikan air bersih dan berkoordinasi dengan Puskesmas untuk pembagian masker kepada warga maupun petugas yang terdampak asap," ujar Shofi Diaulhaq.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati selama musim kemarau. Menurutnya, tindakan sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan atau membakar sampah di lahan terbuka dapat memicu kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian besar.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama musim kemarau. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan, menghindari pembakaran sampah di area terbuka terutama saat angin bertiup kencang, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

Upaya pencegahan melalui kesadaran masyarakat dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Jember.

Galeri Foto