Kebakaran Lahan PT Seger Nusantara di Pakusari Jember, 2.200 Meter Persegi Hangus
- 16 September 2026
- Dibaca 97 Kali
Bagikan Via:
Kebakaran Lahan PT Seger Nusantara di Pakusari Jember, 2.200 Meter Persegi Hangus
JEMBER, 16 SEPTEMBER 2026 - Kebakaran melanda lahan milik PT Seger Nusantara di RT 02/RW 07, Dusun Krajan, Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Rabu, 16 September 2026. Api membakar sekitar 2.200 meter persegi lahan yang dipenuhi bambu, ranting, dan dedaunan kering.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk melakukan pemadaman setelah laporan diterima dari Kepala Desa Jatian pada pukul 18.20 WIB.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh, mengatakan kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu api mulai membakar bagian lahan milik PT Seger Nusantara. Penyebab kebakaran hingga kini belum diketahui.
“Api terus membesar dan membakar bambu, ranting-ranting serta dedaunan kering yang berada di sekitar lokasi,” kata Didi berdasarkan laporan penanganan BPBD Jember.
Setelah menerima laporan, tim BPBD bersama Damkar bergerak menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 19.40 WIB dan langsung melakukan penanganan agar api tidak meluas.
TRC BPBD melakukan pemadaman secara manual menggunakan alat gepyok. Sementara petugas Damkar melakukan penyemprotan air ke titik-titik api dan area yang masih berpotensi terbakar.
Petugas juga melakukan asesmen terhadap kondisi lahan dan memastikan tidak ada dampak lanjutan akibat kebakaran tersebut.
Sekitar pukul 20.20 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
“Api sudah padam. Kondisi di lokasi aman, terkendali dan kondusif,” ujar Didi.
Dalam penanganan tersebut, BPBD Jember melibatkan Damkar Mako, Kepala Desa Jatian beserta perangkat desa, RT/RW dan warga sekitar. Tidak ada kendala berarti selama proses pemadaman.
BPBD Jember mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama saat kondisi kering dan angin kencang. Warga diminta tidak membakar sampah ketika angin bertiup kencang serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di kawasan semak, lahan kering dan pinggir jalan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada BPBD atau Damkar apabila melihat munculnya titik api agar dapat ditangani sebelum meluas. (tgh)