Kebocoran LPG Diduga Picu Kebakaran Rumah di Kalisat, BPBD Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
- 21 Juli 2026
- Dibaca 130 Kali
Bagikan Via:
Kebocoran LPG Diduga Picu Kebakaran Rumah di Kalisat, BPBD Salurkan Bantuan dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
JEMBER, 21 JULI 2026 – Respons cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memastikan kebutuhan darurat korban kebakaran rumah di Dusun Krajan, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, segera terpenuhi. Kebakaran yang terjadi pada Selasa, 21 Juli 2026, pagi itu menghanguskan sebagian dapur rumah milik Totok Haryadi (40). Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Laporan kejadian diterima BPBD Kabupaten Jember pada pukul 09.10 WIB. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD segera menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 10.39 WIB untuk melakukan asesmen sekaligus menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak.
Berdasarkan hasil asesmen, kebakaran diduga dipicu kebocoran pada selang tabung gas LPG. Sekitar pukul 08.00 WIB, pemilik rumah sedang mengukus ikan sebelum berangkat ke pasar untuk berjualan. Tidak lama kemudian, warga mendengar suara ledakan dari arah dapur belakang.
Saat mendatangi lokasi, warga mendapati api telah membakar bagian dapur. Mereka segera bergotong royong memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi. Berkat kerja sama warga dan petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.45 WIB sehingga kobaran api tidak merembet ke bagian rumah lainnya.
Selain melakukan pendataan kerusakan bersama Tim Jitu Pasna untuk menghitung kerugian, BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan logistik sebagai penanganan darurat. Bantuan tersebut meliputi satu paket sembako, satu paket perlengkapan kebersihan, satu paket makanan siap saji, satu paket lauk-pauk, satu paket selimut, dua paket sandang, satu lembar terpal, serta satu paket perlengkapan bayi (baby kit).
Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Jember, Masyudi, mengatakan bahwa kehadiran BPBD di lokasi bertujuan memastikan kebutuhan dasar korban segera terpenuhi sekaligus menjadi langkah awal penanganan lanjutan oleh instansi terkait.
"Kami langsung melakukan asesmen setelah menerima laporan dan menyalurkan bantuan logistik untuk meringankan kebutuhan keluarga terdampak. Selanjutnya, hasil pendataan kami teruskan kepada dinas terkait agar penanganan pascakebakaran dapat dilakukan sesuai kewenangan masing-masing," ujar Masyudi.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan kompor gas. Menurutnya, kondisi selang, regulator, dan tabung LPG perlu diperiksa secara berkala guna memastikan tidak terjadi kebocoran yang berpotensi memicu kebakaran. Selain itu, instalasi listrik di rumah juga perlu dicek secara rutin untuk mencegah korsleting.
Saat ini kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan api berhasil dipadamkan. Penanganan kejadian melibatkan BPBD Kabupaten Jember, petugas pemadam kebakaran, TNI, perangkat desa, pengurus RT/RW, serta masyarakat setempat. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam percepatan penanganan darurat sekaligus memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya upaya pencegahan kebakaran di lingkungan permukiman. (tgh)