logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Berkah JFC 2026, Omzet Pedagang Bakpao di Alun-Alun Jember Melonjak hingga 100 Persen

  • 24 Juli 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
berkah-jfc-2026-omzet-pedagang-bakpao-di-alun-alun-jember-melonjak-hingga-100-persen-20260724

Berkah JFC 2026, Omzet Pedagang Bakpao di Alun-Alun Jember Melonjak hingga 100 Persen

JEMBER, 24 JULI 2026 - Gelaran World Kids Carnival (WKC) dan Pets Carnival dalam rangkaian Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 tak hanya menyuguhkan tontonan bagi ribuan warga. Tetapi perhelatan yang digelar di Alun-Alun Jember Jum'at 24 Juli 2026 ini, juga membawa berkah bagi pedagang kaki lima. 

Salah satunya dirasakan Purnomo, 47, pedagang bakpao asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa. Pria yang setiap hari mangkal di kawasan Alun-Alun Jember itu mengaku omzetnya melonjak hingga 100 persen, sejak rangkaian JFC dimulai. 

Jika pada hari biasa ia hanya mampu menjual sekitar 100 bakpao, selama penyelenggaraan JFC jumlah penjualannya mencapai 200 bakpao per hari.

"Kalau hari biasa paling laku sekitar 100 bakpao. Begitu ada JFC seperti sekarang, bisa sampai 200 bakpao sehari. Alhamdulillah, naik dua kali lipat karena pengunjungnya ramai sekali," ujar Purnomo.

Menurut dia, sejak pagi hingga sore pembeli terus berdatangan. Banyak keluarga yang datang menyaksikan World Kids Carnival dan Pets Carnival memilih membeli makanan ringan sambil menikmati suasana festival.

"Kalau acaranya ramai seperti ini, dagangan lebih cepat habis. Harapannya besok sampai penutupan JFC tetap seramai hari ini supaya kami pedagang kecil juga bisa ikut merasakan berkahnya," katanya.

Purnomo mengatakan akan tetap berjualan hingga seluruh rangkaian JFC berakhir pada Minggu 26 Juli 2026. Meski hanya menjual bakpao dengan sistem titip jual atau setoran, meningkatnya jumlah penjualan membuat penghasilannya ikut bertambah.

"Saya memang jualan sistem setoran. Kalau dagangan habis lebih cepat, hasil yang saya bawa pulang juga lebih banyak. Momen seperti JFC ini yang paling kami tunggu karena bisa menambah pemasukan," ungkapnya.

Setiap hari Purnomo berangkat dari rumahnya di Desa Biting menuju Alun-Alun Jember untuk berdagang. Usai seluruh dagangannya habis atau kegiatan selesai, ia kembali pulang ke Arjasa.

Pantauan di lokasi menunjukkan ribuan masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Jember untuk menyaksikan World Kids Carnival dan Pets Carnival. Keramaian tersebut turut menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar arena acara. Pedagang makanan, minuman, mainan anak, hingga aksesori tampak kebanjiran pembeli.

JFC selama ini tidak hanya menjadi ikon pariwisata Kabupaten Jember yang menarik wisatawan dari berbagai daerah, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi nyata bagi pelaku usaha mikro. 

Meningkatnya transaksi selama penyelenggaraan acara menjadi bukti bahwa event berskala internasional tersebut mampu menggerakkan ekonomi kerakyatan dan membuka peluang rezeki bagi pedagang kecil. (yud)

Galeri Foto