Kecamatan Pakusari Pastikan Penyaluran Bansos PKH Plus Tepat Sasaran dan Tanpa Potongan
- 23 Juni 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Kecamatan Pakusari Pastikan Penyaluran Bansos PKH Plus Tepat Sasaran dan Tanpa Potongan
JEMBER, 23 JUNI 2026 - Pemerintah Kecamatan Pakusari memastikan seluruh proses penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Plus bagi warga lanjut usia (lansia) pada Selasa, 23 Juni 2026 berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar (pungli). Langkah tegas ini diambil melalui sinergi ketat antara pihak kecamatan, pendamping PKH, serta petugas dari Bank Jatim selaku bank penyalur guna mengawal hak-hak masyarakat rentan agar tersampaikan secara utuh tanpa ada manipulasi birokrasi.
Dalam sambutan resminya di hadapan para keluarga penerima manfaat, Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, secara khusus memberikan penekanan terkait pentingnya integritas dalam penyaluran bantuan ini. Beliau menegaskan bahwa pengawasan berlapis telah diterapkan sejak tahap verifikasi data hingga proses pencairan langsung di lapangan. Momentum penyaluran PKH Plus ini pun dipantau secara berkala untuk memastikan tidak ada ruang sedikit pun bagi oknum yang ingin mengambil keuntungan sepihak dari hak-hak kaum lansia.
"Kami mengawal ketat proses pendistribusian ini bersama para pendamping PKH. Prinsip kami jelas, tidak boleh ada potongan satu rupiah pun. Hak para lansia harus diterimakan utuh demi menjaga amanah dan akuntabilitas program," ujar Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti.
Sebanyak 52 warga lansia yang tersebar di berbagai desa sewilayah Kecamatan Pakusari tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat pada pencairan periode ini. Masing-masing lansia menerima dana tunai sebesar Rp500.000, sehingga total akumulasi bantuan yang digelontorkan oleh pemerintah pada hari itu mencapai Rp26.000.000. Proses pencairan dipusatkan di satu titik demi memudahkan kontrol pencocokan data identitas asli penerima.
Rifendi juga menambahkan bahwa transparansi adalah harga mati dalam pelayanan publik. Pihaknya membuka posko pengaduan di kantor kecamatan jika ada warga yang menemukan indikasi kecurangan atau pemotongan dana oleh oknum tidak bertanggung jawab. Selain itu, petugas juga sigap mendampingi lansia yang mengalami kendala fisik saat mengantre administrasi perbankan. Melalui komitmen bersih melayani ini, Kecamatan Pakusari optimistis kepercayaan masyarakat terhadap program jaring pengaman sosial pemerintah akan semakin kuat, sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih bergulir hingga ke tingkat desa. (zal)