Ratusan Warga Panti Antusias Terima PKH, Kecamatan Tekankan Kemandirian Ekonomi
- 27 April 2026
- Dibaca 204 Kali
Bagikan Via:
Ratusan Warga Panti Antusias Terima PKH, Kecamatan Tekankan Kemandirian Ekonomi
JEMBER, 27 APRIL 2026 – Suasana Pendopo Kecamatan Panti tampak berbeda dari hari biasanya. Sejak pagi, ratusan warga yang didominasi ibu rumah tangga memadati area kantor kecamatan. Kedatangan mereka bukan tanpa alasan, melainkan untuk mengikuti penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) periode terbaru di wilayah tersebut, Senin 27 April 2026.
Penyaluran bantuan ini menjadi momen yang dinantikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM), terutama di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok yang cenderung meningkat. Program nasional dari Kementerian Sosial ini bertujuan memutus mata rantai kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Kecamatan Panti.
Proses penyaluran melibatkan pendamping PKH kecamatan yang bekerja sama dengan bank penyalur. Untuk menghindari penumpukan massa, petugas menerapkan sistem penjadwalan berdasarkan desa. Langkah ini dinilai efektif dalam memperlancar proses verifikasi data serta pencairan dana.
Setiap penerima diwajibkan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan identitas diri yang sah. Di lapangan, petugas tampak sigap membantu lansia serta penyandang disabilitas agar tetap mendapatkan pelayanan yang ramah dan inklusif.
Pendamping PKH juga terus mengingatkan warga agar memanfaatkan bantuan secara bijak. Dana PKH diarahkan untuk mendukung kebutuhan dasar keluarga, seperti pendidikan dan kesehatan, bukan untuk konsumsi sekunder.
Salah satu penerima manfaat, Marsina, warga Desa Panti, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. “Bantuan ini sangat membantu kami. Kebetulan anak saya akan masuk semester baru, jadi dana ini bisa langsung digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah tanpa harus berutang,” ujarnya.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., yang turut meninjau kegiatan tersebut menegaskan bahwa program bantuan sosial tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong kemandirian masyarakat.
“Kami berharap PKH ini tidak hanya membantu kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk lebih mandiri secara ekonomi. Melalui pendampingan rutin, kami dorong KPM untuk meningkatkan kapasitas diri,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2), para penerima manfaat dibekali pengetahuan tentang pengelolaan keuangan rumah tangga hingga motivasi berwirausaha. Program ini diharapkan mampu mendorong tercapainya “graduasi mandiri”, yakni kondisi ketika keluarga sudah sejahtera dan secara sukarela keluar dari kepesertaan PKH.
Untuk menjaga transparansi, proses penyaluran juga dipantau aparat keamanan guna mencegah praktik pungutan liar maupun penyimpangan lainnya. Hal ini dilakukan agar bantuan benar-benar diterima utuh oleh masyarakat yang berhak.
Kegiatan penyaluran yang berlangsung hingga sore hari berjalan tertib dan kondusif. Wajah-wajah lega tampak dari para penerima manfaat saat menggenggam bantuan yang menjadi penopang kebutuhan keluarga. Pemerintah Kecamatan Panti pun optimistis, dengan penyaluran yang tepat sasaran, tingkat kesejahteraan masyarakat akan terus meningkat secara bertahap.