logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Tempurejo

Enam Siswa Asal Tempurejo Tembus Sekolah Rakyat, Hak Pendidikan Anak Miskin Ekstrem Terjamin

  • 13 Juli 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
enam-siswa-asal-tempurejo-tembus-sekolah-rakyat-hak-pendidikan-anak-miskin-ekstrem-terjamin-20260713

Enam Siswa Asal Tempurejo Tembus Sekolah Rakyat, Hak Pendidikan Anak Miskin Ekstrem Terjamin

JEMBER, 13 JULI 2026 - Enam anak dari keluarga miskin ekstrem di Kecamatan Tempurejo, Jember, Jawa Timur, resmi diberangkatkan untuk menempuh pendidikan gratis di Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kecamatan Ajung, Senin 13 Juli 2026.

Program Sekolah Rakyat ini merupakan program strategis nasional yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Tujuannya adalah memutus rantai kemiskinan ekstrem jangka panjang melalui akses pendidikan berkualitas berasrama.

Para peserta didik yang lolos merupakan anak-anak dari keluarga yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2 (masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Pelepasan keberangkatan para siswa ini dikawal langsung oleh Camat Tempurejo, Muhammad Najmul Huda, S.STP., M.Si., di pendopo kecamatan dengan dihadiri oleh orang tua atau wali murid.

Najmul Huda berpesan agar para siswa memanfaatkan peluang emas ini untuk mengubah nasib keluarga.

"Kesempatan ini merupakan anugerah yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan tekun, disiplin, dan jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Jadilah kebanggaan keluarga, desa, dan Kecamatan Tempurejo," kata Najmul saat memberikan motivasi.

Setelah prosesi pelepasan, seluruh siswa bersama wali murid langsung bertolak menuju Sekolah Rakyat di Kecamatan Ajung menggunakan kendaraan operasional. Pada hari yang sama, mereka dijadwalkan langsung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai langkah awal beradaptasi di lingkungan asrama.

Selama menempuh pendidikan, seluruh biaya hidup dan fasilitas para siswa akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah. Fasilitas tersebut meliputi tempat tinggal yang layak di asrama, kebutuhan makan dan minum harian, hingga perlengkapan sekolah yang lengkap.

Pemerintah Kecamatan Tempurejo mencatat, mayoritas anak yang lolos pada tahun ini berasal dari wilayah pelosok, yakni Dusun Bandealit, Desa Andongrejo.

Adapun keenam siswa asal Tempurejo yang berhasil diterima di Sekolah Rakyat tahun 2026 tersebut adalah Muhammad Fauzan Arrohman untuk jenjang SD yang berasal dari Dusun Bandealit, Desa Andongrejo.

Pada jenjang SMP, terdapat tiga anak yang lolos, yakni Auxilia Destian Felani dan Septia Tri Afkarina yang sama-sama berasal dari Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, serta Vira Agustina dari Dusun Karanganyar, Desa Tempurejo.

Sementara itu, dua anak lainnya lolos untuk jenjang SMA, yaitu Dewi Puspita Rini dan Cinta Auliviano Avanza yang keduanya juga merupakan warga Dusun Bandealit, Desa Andongrejo.

Keberangkatan enam siswa ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi warga lain. Pemerintah daerah berharap program ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk menjamin hak pendidikan yang sama bagi seluruh anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi. (mhr)

Galeri Foto