Kegiatan PSN di Kebonsari Ditingkatkan, Lurah Dorong Partisipasi Mandiri Warga
- 25 April 2026
- Dibaca 173 Kali
Bagikan Via:
Kegiatan PSN di Kebonsari Ditingkatkan, Lurah Dorong Partisipasi Mandiri Warga
JEMBER, 25 APRIL 2026 - Upaya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk terus digencarkan di Kelurahan Kebonsari melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di RW 12. Kegiatan ini melibatkan unsur RT, RW, kader kesehatan, serta masyarakat setempat dengan fokus pada peningkatan kebersihan lingkungan dan pengendalian tempat berkembang biaknya nyamuk.
Dalam kegiatan tersebut, Lurah Kebonsari, Edy Hariyanto, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh elemen masyarakat masih perlu diperkuat agar hasil yang dicapai bisa lebih optimal. Ia mengungkapkan, berdasarkan evaluasi dari pihak puskesmas, capaian PSN saat ini berada di angka 93 persen, yang dinilai masih belum memenuhi target lingkungan bebas nyamuk secara maksimal.
“Dari hasil evaluasi, keterlibatan kader masih perlu ditingkatkan. Untuk kegiatan ke depan, saya minta agar koordinasi dapat diperkuat sehingga partisipasi kader lebih maksimal. Berdasarkan evaluasi dari puskesmas, capaian saat ini masih di angka 93 persen, yang berarti masih belum memenuhi target lingkungan bebas nyamuk yang kita harapkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Edy juga mengimbau kepada seluruh Ketua RT, Ketua RW, kader, serta warga agar dapat berinisiatif melaksanakan PSN secara mandiri tanpa harus menunggu instruksi dari pihak kelurahan. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang sehat.
“Oleh karena itu, saya mengimbau kepada seluruh Ketua RT, Ketua RW, kader, serta warga untuk dapat berinisiatif melaksanakan kegiatan PSN secara mandiri, karena ini merupakan kebutuhan dan kepentingan bersama,” tambahnya.
Selain fokus pada pemberantasan sarang nyamuk, Lurah juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Ia menilai masih terdapat beberapa titik yang perlu mendapat perhatian lebih dalam hal kebersihan.
“Kebersihan lingkungan masih perlu ditingkatkan. Beberapa titik masih terlihat kurang terawat, sehingga perlu adanya kerja bakti rutin. Di kelurahan, kami melaksanakan kerja bakti setiap hari Selasa dan Jumat, dan saya berharap kegiatan ini juga bisa dilakukan secara sederhana di tingkat lingkungan maupun rumah tangga,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan PSN di Kelurahan Kebonsari. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan sarang nyamuk sangat bergantung pada konsistensi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan PSN ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kesehatan lingkungan. Saya mengapresiasi keterlibatan warga Kebonsari yang sudah cukup baik, namun ke depan perlu terus ditingkatkan agar capaian bisa maksimal dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan potensi penyebaran penyakit,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjadikan PSN sebagai kebiasaan rutin, bukan sekadar kegiatan sesaat.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan saat ada agenda tertentu, tetapi bisa menjadi budaya di tengah masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih dan bebas jentik nyamuk, tentu kualitas kesehatan warga juga akan meningkat,” tambahnya.
Menutup kegiatan, Lurah Kebonsari kembali menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh pihak. “Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan, partisipasi, dan kerja sama seluruh pihak dalam pelaksanaan kegiatan hari ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan dapat terus produktif,” pungkasnya.
Kegiatan PSN ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah penyebaran penyakit berbasis lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih dan sehat. (aji)