Kekeringan Kian Mengkhawatirkan, BPBD dan PMI Jember Salurkan Air Bersih Tahap ke-18 untuk Warga Sumberpinang
- 07 Agustus 2026
- Dibaca 186 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Kian Mengkhawatirkan, BPBD dan PMI Jember Salurkan Air Bersih Tahap ke-18 untuk Warga Sumberpinang
JEMBER, 07 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Jumat, 07 Agustus 2026.
Penyaluran ini merupakan distribusi air bersih tahap ke-18 sebagai upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang semakin terdampak musim kemarau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberpinang.
Tim gabungan BPBD dan PMI berangkat menuju lokasi pada pukul 09.00 WIB dan tiba sekitar satu jam kemudian. Sesampainya di lokasi, petugas langsung mendistribusikan air bersih ke sejumlah tandon yang telah disiapkan warga serta melayani kebutuhan masyarakat secara langsung. Dalam kegiatan tersebut, PMI Kabupaten Jember menyalurkan sekitar 4.000 liter air bersih.
Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh, mengatakan distribusi air bersih dilakukan sebagai tindak lanjut hasil asesmen yang telah dilaksanakan sejak awal Juli lalu. Hasil asesmen menunjukkan bahwa warga Dusun Bunder mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat menurunnya debit air pada sumur-sumur warga selama musim kemarau.
"Sebagian sumur warga mengalami penyusutan debit air, sementara sebagian lainnya menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Di sisi lain, sumur bor yang berada sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia jaringan pipa dan meteran listrik," ujar Didi.
Ia menjelaskan, bantuan kali ini menyasar sekitar 125 kepala keluarga yang tersebar di RT 02 dan RT 03 RW 13. Kehadiran air bersih tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat untuk konsumsi, memasak, maupun keperluan rumah tangga lainnya hingga distribusi berikutnya dilakukan.
Didi menambahkan, kegiatan distribusi berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi antara BPBD Kabupaten Jember, PMI Kabupaten Jember, perangkat RT/RW, serta masyarakat setempat yang ikut membantu proses penyaluran.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih terus dilakukan secara berkala, yakni setiap dua hari sekali, selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi warga hingga musim hujan tiba atau sumber air setempat kembali pulih.
Melalui kolaborasi lintas instansi dan dukungan masyarakat, BPBD Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan cepat dan responsif terhadap dampak bencana kekeringan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat tetap dapat terpenuhi selama masa siaga darurat. (tgh)