logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Patrang, PMI dan BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 60 KK

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 340 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-patrang-pmi-dan-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-60-kk-20261019

Kekeringan Melanda Patrang, PMI dan BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 60 KK

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Kekeringan mulai menyulitkan warga di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdampak kesulitan memperoleh air bersih karena sumur warga mulai mengering.

Untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Jember mendampingi Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan 5.000 liter air bersih ke wilayah tersebut, Senin, 19 Oktober 2026.

Anggota TRC-PB BPBD Kabupaten Jember, Kurnia Dwi Pria Bakti, mengatakan, distribusi air dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari Kelurahan Patrang.

“Dampak musim kemarau membuat sebagian warga di Patrang Tengah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi sumur warga juga mulai mengering,” kata Pria Bakti.

Distribusi air berlangsung di Gang Tegal Batu, Lingkungan Patrang Tengah, mulai pukul 14.00 WIB. Sebelum kegiatan, tim berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang untuk memastikan kebutuhan dan titik distribusi.

Berdasarkan pendataan BPBD, warga terdampak tersebar di empat RT dalam RW 08. Rinciannya, RT 01 sebanyak 15 KK, RT 02 sebanyak 12 KK, RT 03 sebanyak 20 KK, dan RT 04 sebanyak 13 KK. Total terdapat 60 KK yang terdampak kekurangan air bersih.

Kesulitan warga diperparah karena jaringan pipanisasi yang tersedia di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 08 dikelola pihak swasta dan berbayar. Tidak semua warga dapat mengakses jaringan tersebut karena keterbatasan biaya.

“Sebagian warga yang belum memiliki akses pipanisasi sementara memenuhi kebutuhan air dengan menumpang atau mengambil air dari warga yang mempunyai akses,” ujar Pria.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD juga mendampingi PMI menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon milik BPBD. Di lokasi terdapat tiga tandon BPBD berkapasitas masing-masing 1.200 liter serta satu tandon milik warga berkapasitas 1.100 liter.

Selain pendampingan distribusi, TRC-PB BPBD memberikan edukasi kepada warga mengenai kondisi kekeringan dan langkah menghadapi keterbatasan air selama musim kemarau.

Kegiatan tersebut merupakan distribusi air bersih ke-25 dan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara rutin sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mencari solusi terhadap persoalan ketersediaan air bersih di wilayah tersebut.

Pria mengatakan, kegiatan berjalan aman dan terkendali tanpa kendala berarti. BPBD bersama perangkat kelurahan dan warga akan terus memantau kondisi kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.

“Untuk sementara, kebutuhan warga dipenuhi melalui distribusi air bersih. Namun, penanganan lanjutan tetap diperlukan agar persoalan ketersediaan air dapat ditangani secara berkelanjutan,” katanya. (tgh)

Galeri Foto