logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Pondokrejo Jember, 117 KK Terima Bantuan 5.000 Liter Air Bersih

  • 27 Oktober 2026
  • Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-pondokrejo-jember-117-kk-terima-bantuan-5000-liter-air-bersih-20261028

Kekeringan Melanda Pondokrejo Jember, 117 KK Terima Bantuan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 27 OKTOBER 2026 – Sebanyak 117 kepala keluarga (KK) di Dusun Sumberjo, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, terdampak bencana kekeringan. Kondisi tersebut membuat warga membutuhkan pasokan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan kembali menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah tersebut, Selasa, 27 Oktober 2026. Distribusi ini merupakan penyaluran air bersih ke-8 sebagai bagian dari penanganan dampak kekeringan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Rezha Pratama Ensas Pahlevi, mengatakan distribusi dilakukan setelah pihaknya menerima permohonan bantuan dari Pemerintah Desa Pondokrejo.

"Distribusi air bersih ini dilakukan sebagai bentuk penanganan terhadap warga yang terdampak kekeringan. Kami melakukan pendampingan bersama Perumdam untuk memastikan air dapat diterima dan dimanfaatkan warga," kata Rezha.

Menurut dia, petugas berangkat menuju lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah melakukan koordinasi dengan perangkat desa, RT dan RW, serta warga, tim kemudian mendampingi pendistribusian air bersih sebanyak 5.000 liter ke tandon yang telah tersedia.

Berdasarkan pendataan di lapangan, dampak kekeringan tersebar di sejumlah wilayah. Di RT 02 RW 05 yang berada di lingkungan Rusmiyati, tercatat sekitar 45 KK terdampak. Sementara di RT 03 RW 05 yang berada di lingkungan Yuli terdapat sekitar 50 KK.

Adapun di RT 03 RW 04 yang berada di wilayah kepala dusun tercatat sebanyak 22 KK terdampak. Dengan demikian, total warga yang masuk dalam pendataan mencapai 117 KK.

Selain menyalurkan air, petugas BPBD juga memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan agar warga memahami langkah yang dapat dilakukan dalam menghadapi kondisi kekeringan sekaligus mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.

Rezha mengatakan kegiatan distribusi berjalan aman dan kondusif. Sebanyak 5.000 liter air bersih berhasil disalurkan ke tandon yang tersedia dan dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak.

"Kondisi di lokasi aman dan terkendali. Distribusi berjalan lancar tanpa kendala," ujarnya.

Meski bantuan air bersih terus dilakukan, BPBD merekomendasikan penanganan secara berkelanjutan. Salah satunya dengan menjadwalkan distribusi air menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter setiap empat hari sekali selama kebutuhan air warga masih belum terpenuhi.

Selain bantuan tangki, BPBD juga merekomendasikan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

"Untuk penanganan selanjutnya, kami merekomendasikan distribusi air dilakukan secara berkala dan pembangunan sumur bor untuk kebutuhan warga. Hasil penanganan juga akan diteruskan kepada dinas terkait," kata Rezha.

Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Pandalungan, perangkat Desa Pondokrejo, RT/RW, serta masyarakat setempat. Koordinasi lintas unsur tersebut dinilai penting agar penanganan dampak kekeringan dapat dilakukan secara terpadu.

BPBD memastikan kondisi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Petugas juga melakukan dokumentasi sebagai bagian dari pelaporan penanganan bencana kekeringan di wilayah Kabupaten Jember. (tgh)

Galeri Foto