logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Meluas, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK di Silo

  • 06 September 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-meluas-bpbd-jember-salurkan-5000-liter-air-bersih-untuk-85-kk-di-silo-20260906

Kekeringan Meluas, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk 85 KK di Silo

JEMBER, 6 September 2026 – Krisis air bersih akibat musim kemarau masih dirasakan warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember menyalurkan 5.000 liter air bersih dalam kegiatan distribusi ke-15 pada Minggu, 6 September 2026. Bantuan tersebut diberikan kepada warga di RT 01 dan RT 02, RW 07, Dusun Baban Timur.

TRC BPBD Jember, Holik Afandi, mengatakan distribusi dilakukan setelah adanya permohonan bantuan dari pemerintah desa serta rekomendasi hasil asesmen lapangan. Asesmen sebelumnya menunjukkan warga mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih sejak Juli 2026.

“Warga di Dusun Baban Timur mengalami kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Untuk mendapatkan air, sebagian warga harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer menuju sungai terdekat,” kata Holik.

Kondisi tersebut diperparah karena wilayah RW 07 belum memiliki jaringan pipanisasi. Selama ini warga mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sumur warga dengan kedalaman sekitar 15 meter kini mengering akibat kemarau.

Berdasarkan hasil pendataan BPBD, terdapat 85 kepala keluarga (KK) yang terdampak. Rinciannya, 45 KK berada di RT 01/RW 07 dan 40 KK berada di RT 02/RW 07.

Untuk memudahkan distribusi, air disalurkan ke lima titik tandon yang berada di lingkungan permukiman warga. Empat tandon berkapasitas 1.200 liter merupakan milik BPBD, sedangkan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter juga digunakan untuk menampung bantuan air.

“Distribusi dilakukan ke tandon-tandon yang telah disiapkan BPBD bersama warga agar air dapat dimanfaatkan secara bersama-sama oleh masyarakat terdampak,” ujar Holik.

Tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 12.00 WIB dan tiba sekitar pukul 13.00 WIB. Selain menyalurkan air, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pemanfaatan air secara bijak selama kondisi kekeringan berlangsung.

Kegiatan melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Desa Tangguh Bencana (Destana), perangkat RT/RW, serta masyarakat setempat. Distribusi selesai sekitar pukul 17.30 WIB dan tim kemudian kembali ke Mako BPBD Jember.

Dengan penyaluran pada Minggu tersebut, total bantuan air bersih yang telah didistribusikan BPBD Jember ke Dusun Baban Timur hingga 6 September 2026 mencapai 75.000 liter.

BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih dilanjutkan secara berkala dengan kapasitas sekitar 5.000 liter setiap empat hari sekali selama kondisi kekeringan masih terjadi. Selain bantuan air, BPBD Provinsi Jawa Timur juga telah mendistribusikan 20 jeriken untuk membantu warga menyimpan dan membawa air.

Holik menegaskan, penanganan kekeringan akan terus dilakukan sesuai hasil pemantauan dan kebutuhan warga di lapangan. “Kami akan terus menyesuaikan distribusi dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat terdampak,” katanya.(tgh)

Galeri Foto