logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Mengancam Kebutuhan Air 117 KK, BPBD Jember Perkuat Penanganan di Tempurejo

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 52 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-mengancam-kebutuhan-air-117-kk-bpbd-jember-perkuat-penanganan-di-tempurejo-20261020

Kekeringan Mengancam Kebutuhan Air 117 KK, BPBD Jember Perkuat Penanganan di Tempurejo

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Kali ini, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan ke Dusun Sumberjo, Desa Pondokrejo, Kecamatan Tempurejo, Senin 19 Oktober 2026 malam.

Distribusi air bersih ke-6 tersebut menyasar 117 kepala keluarga (KK) yang tersebar di tiga wilayah RT. Bantuan ini menjadi salah satu langkah penanganan darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah dampak kekeringan.

Penyaluran dilakukan berdasarkan surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Pondokrejo Nomor 452/652/35.09.18.2004/2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 17.00 WIB untuk melakukan koordinasi dengan perangkat desa, pengurus RT/RW, dan warga setempat.

Setibanya di lokasi, petugas mendistribusikan satu tangki berkapasitas 5.000 liter air bersih ke tandon penampungan yang tersedia. Selain membantu memenuhi kebutuhan air warga, tim juga memberikan edukasi kebencanaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menghadapi risiko bencana.

Tim dari TRC BPBD Kabupaten Jember, Yudha Aditya, menyampaikan bahwa distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air akibat kekeringan.

“Penyaluran air bersih ini merupakan upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak kekeringan. Kami juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan warga agar pendistribusian dapat berjalan lancar serta bantuan bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan,” ujar Adit.

Berdasarkan data BPBD Jember, penerima manfaat terdiri atas sekitar 45 KK di RT 02/RW 05, sekitar 50 KK di RT 03/RW 05, serta 22 KK di RT 03/RW 04. Dengan demikian, total warga yang menjadi sasaran distribusi mencapai 117 KK.

Meski distribusi air bersih menjadi solusi jangka pendek, kebutuhan air masyarakat memerlukan penanganan yang berkelanjutan. Karena itu, BPBD Jember merekomendasikan penyaluran air bersih menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter setiap empat hari sekali selama warga masih membutuhkan bantuan.

Selain distribusi rutin, pembangunan sumur bor juga direkomendasikan sebagai alternatif untuk menyediakan sumber air yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang. BPBD Jember turut mendorong koordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Kegiatan yang melibatkan BPBD Kabupaten Jember, perangkat desa, pengurus RT/RW, dan warga tersebut berlangsung aman serta kondusif tanpa kendala berarti.

Melalui penyaluran bantuan ini, BPBD Kabupaten Jember berupaya menjaga pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak kekeringan. Di sisi lain, pembangunan sumber air alternatif menjadi langkah penting agar masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air bersih ketika musim kemarau berkepanjangan melanda wilayah mereka. (bob)

Galeri Foto