logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Penanganan Pasca Angin Kencang di Jember Terus Berlanjut, 24 Rumah Rusak dan 51 Pohon Tumbang Berhasil Ditangani

  • 09 Maret 2026
  • Dibaca 229 Kali
Bagikan Via:
penanganan-pasca-angin-kencang-di-jember-terus-berlanjut-24-rumah-rusak-dan-51-pohon-tumbang-berhasil-ditangani-20260309

Penanganan Pasca Angin Kencang di Jember Terus Berlanjut, 24 Rumah Rusak dan 51 Pohon Tumbang Berhasil Ditangani

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember terus melakukan penanganan pascabencana angin kencang yang melanda sejumlah wilayah pada Jumat, 6 Maret 2026. Hingga laporan perkembangan pada Sabtu, 7 Maret 2026 pukul 21.30 WIB, bencana tersebut tercatat berdampak pada tiga kecamatan yaitu Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas yang mencakup lima desa terdampak. Berdasarkan hasil pendataan sementara, tercatat sebanyak 19 rumah mengalami rusak ringan, 4 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Selain kerusakan bangunan, bencana ini juga menyebabkan 51 pohon tumbang serta berdampak pada empat fasilitas pendidikan di wilayah terdampak. Sebanyak 18 jiwa warga dilaporkan harus mengungsi sementara dengan menumpang di rumah saudara atau kerabat terdekat karena kondisi rumah yang tidak aman untuk ditempati.

Dampak paling besar terjadi di Kecamatan Wuluhan, khususnya di Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Di Desa Kesilir tercatat sekitar 30 pohon tumbang yang sebagian menimpa rumah warga dan lingkungan sekitar. Akibat kejadian tersebut, sebanyak 13 rumah warga mengalami kerusakan dengan rincian 11 rumah rusak ringan, 1 rumah rusak sedang, dan 1 rumah rusak berat. Kerusakan umumnya terjadi pada bagian atap dapur, kamar, serta beberapa bangunan tambahan seperti kandang ternak dan kamar mandi. Selain rumah warga, fasilitas pendidikan berupa SDN Kesilir 01 juga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap bangunan akibat terpaan angin kencang.

Sementara itu di Desa Tanjungrejo, Kecamatan Wuluhan, dampak kerusakan juga cukup signifikan. Angin kencang menyebabkan sekitar 20 pohon tumbang serta merobohkan sedikitnya 15 gudang tembakau milik warga. Beberapa gudang tersebut bahkan roboh dan menimpa rumah warga sehingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan. Tercatat terdapat delapan rumah yang mengalami kerusakan dengan rincian lima rumah rusak ringan dan tiga rumah rusak sedang. Selain itu, tiga fasilitas pendidikan yaitu SDN Tanjungrejo 04, SDN Tanjungrejo 05, dan SDN Tanjungrejo 06 juga mengalami kerusakan pada bagian atap bangunan serta papan nama sekolah akibat terjangan angin kencang.

Dampak bencana juga terjadi di Kecamatan Kencong, tepatnya di Desa Paseban dan Desa Kraton. Di Desa Paseban, sebuah pohon tumbang menimpa rumah milik warga bernama Abdur Rahim yang dihuni oleh empat jiwa sehingga menyebabkan kerusakan ringan pada bagian atap rumah. Dalam kejadian tersebut juga dilaporkan seorang warga bernama Ibu Istiqomah mengalami luka ringan setelah tertimpa genteng yang jatuh akibat terpaan angin kencang. Sementara itu di Desa Kraton, satu rumah milik Sumarsono yang berada di Dusun Kencong dilaporkan mengalami kerusakan ringan pada bagian atap rumah.

Selain itu, kejadian juga dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Gumukmas tepatnya di Desa Karangrejo. Angin kencang menyebabkan dapur serta kandang milik warga bernama Saiful Bahri yang berada di Dusun Banderejo roboh dan mengalami kerusakan ringan. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini sempat membuat warga sekitar khawatir karena terjadi bersamaan dengan hujan dan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait langsung melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan. Langkah yang dilakukan meliputi koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, pelaksanaan asesmen dampak bencana, pemotongan dan pembersihan pohon tumbang, hingga evakuasi ternak milik warga yang terdampak. Pada hari berikutnya, kegiatan kerja bakti juga dilakukan untuk mengevakuasi gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga di Desa Tanjungrejo. Selain itu, tim TRC BPBD juga mendistribusikan berbagai bantuan logistik kepada warga terdampak berupa paket kebutuhan pokok, paket sandang, lauk pauk, selimut, terpal, paket lansia, family kit, serta perlengkapan kebersihan.

Berdasarkan perkembangan terakhir, kondisi di wilayah terdampak saat ini relatif aman dan terkendali. Seluruh pohon tumbang yang menutup akses jalan desa telah berhasil ditangani sehingga aktivitas lalu lintas masyarakat kembali normal. Gudang tembakau yang sebelumnya menimpa rumah warga juga telah berhasil dievakuasi melalui kerja bakti bersama warga dengan cara menarik bangunan dari bagian belakang rumah hingga berhasil dipindahkan pada pukul 22.15 WIB. Meski demikian, BPBD Kabupaten Jember tetap mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Selain itu, instansi terkait juga diharapkan dapat terus melakukan pemantauan serta memberikan dukungan penanganan bagi warga terdampak hingga kondisi benar-benar pulih kembali.

Galeri Foto